 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 1 Kali |
|
|
 | Pemkab Paser Tak Segan Cabut Ijin PT MJA |
| PASERKAB, 15-02-2008 00:00:00 WITA
Keberadaan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Multi Jayantara Abadi (PT MJA) di wilayah Kecamatan Batu Engau dan Kecamatan Tanjung Harapan Kabupaten Paser semakin terancam. Setelah warga dari empat desa dari kawasan tersebut secara tegas menolak kelanjutan kegiatan PT MJA, Kamis (14/2) kemarin Asisten II Setkab Paser Hj Herwati SE pun menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak segan-segan untuk mencabut ijin usaha perkebunan PT MJA.
"Sementara ini PT Multi Jayantara Abadi masih diberi kesempatan membuktikan keseriusannya dalam membangun perkebunan kelapa sawit. Tetapi kalau ijin usahanya memenuhi syarat untuk dicabut, tetap akan kita lakukan," ujar Hj Herwati.
Penolakan keberadaan PT MJA di wilayah empat desa tersebut dipicu kekecewaan warga selama tujuh tahun belakangan ini. Dalam rentang waktu tersebut, PT MJA nyaris tidak melakukan kegiatan pembukaan perkebunan kelapa sawit dengan pola inti dan plasma sebagaimana yang dijanjikan. Menanggapai hal itu, beberapa waktu lalu, Pemkab Paser yang diwakili Asisten II mengadakan pertemuan dengan menghadirkan manajemen perusahaan dan empat kepala desa berikut warganya.
"Kesimpulan rapat waktu itu, perusahaan minta waktu bekerja untuk membuktikan keseriusannya. Kita tidak memutuskan apa-apa. Tapi kondisi riil dilapangan sampai saat ini belum Saya ketahui," terangnya.
Saat pertemuan beberapa waktu lalu, PT MJA melalui Askep Muhardiyono menyatakan akan berkomitmen membuka perkebunan inti dan plasma. Dalam program tahun 2008 hingga tahun 2011, PT MJA akan menanam 1.646.800 bibit kelapa sawit diatas lahan dengan luasan areal 8.234 hektar. Sedangkan untuk membuka areal plasma minimal 20 persen dari luas areal yang ada. Sehingga luas areal plasma adalah 1.647 hektar.
"Berdasarkan program dari PT Multi Jayantara Abadi yakni pola inti dan plasma, ganti rugi lahan atau tali asih, merekrut tenaga kerja daerah setempat dan sumbangan atau bantuan perusahaan terhadap empat desa tersebut, perusahaan betul-betul serius dalam melaksanakan pembukaan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Tanjung Harapan dan Kecamatan Batu Engau," kata Muhardiyono.(Koran Kaltim,15022008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA :
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 6
|