Home » potensi »
 
POTENSI
Halaman ini dibaca : 3 Kali
small fontmedium fontlarge font
Tanaman Pangan

 

Pasar domestik untuk komoditi tanaman pangan (serealia) dan produk-produk olahannya masih terbuka lebar. Hal tersebut ditandai dengan neraca perdagangan ekspor-impornya untuk komoditi/produk tersebut yang cenderung bernilai negatif (Tabel 85). Meskipun tingkat produksi domestik tanaman pangan mengalami peningkatan, beberapa bahan pangan, seperti beras, jagung dan kedelai masih diimpor dalam jumlah yang cukup besar, bahkan meningkat dari tahun ke tahun. 


BPS di dalam Darmawan (2002) mengungkapkan bahwa sebagian besar pengeluaran penduduk Indonesia ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan (55,27 persen dari total pengeluaran), yang terdiri dari pengeluaran untuk kebutuhan makanan pokok (13,45 persen), jenis pangan lain (33,34 persen) serta pangan olahan (8,48 persen). Dengan demikian, hal tersebut mengindikasikan kebutuhan terhadap produk tanaman pangan masih cukup tinggi.




Tabel Volume Ekspor dan Impor Tanaman Pangan (Serealia) Indonesia, 
Periode 1998 ? 2001 (000 Ton)

 

Tahun

1998

1999

2000

2001

Ekspor

634,9

94,0

31,6

97,4

Impor

6.682,5

8.598,6

6.863,0

4.775,7

Ekspor-Impor

-6.047,6

-8.504,6

-6.831,4

-4.678,3



Luas lahan pertanian tanaman pangan mencapai 26.918 Ha yang terdiri dan padi sawah 10.081 Ha, padi ladang 11.106 Ha, dan palawija 6.592 Ha. Sedangkan pada tahun 2000, luas lahan petanian tanaman pangan sebesar 30.695 Ha yang terdiri dari padi sawah 17.738 Ha, padi ladang 7.450 Ha, dan palawija 4.931 Ha. Produksi pertanian tanaman pangan di Kabupaten paser Tahun 2000 adalah 104.211 ton yang meliputi produksi padi sawah sebanyak 64.165 ton, padi ladang sebanyak 17.050 ton, dan produksi palawija sebanyak 23.184 ton.

Perkembangan produksi padi di Kabupaten paser tahun 1999 - 2000 adalah padi sawah mengalami kenaikan produksi, yaitu 63.165 ton tahun 1999 menjadi 64.165 ton tahun 2000, sedangkan produksi padi ladang mengalami penurunan, yaitu 18.666 ton tahun 1999 menjadi 17.050 ton tahun 2000.

Tabel Perkembangan Produksi Padi Sawah Dan Padi Ladang (Ton) Diperinci Per-Kecamatan Tahun 1999 ? 2000
No Kecamatan
Tahun 2000
Tahun 1999
Padi Sawah
Padi Ladang
Padi Sawah
Padi Ladang
1. Batu Sopang
26
2.325
17
8
2. Tanjung Aru
0
2.302
58
22
3. paser Belengkong
2.670
921
1.855
813
4. Tanah Grogot
5.100
324
3.108
1.068
5. Kuaro
658
765
740
292
6. Long Ikis
3.014
655
2.700
1.044
7. Muara Komam
0
3.453
0
0
8. Long Kali
4.779
3.171
2.551
2.199
9. Babulu
20.547
136
26.182
7.371
10. Waru
4 519
343
4.297
1.215
11. Penajam
19.812
2.209
19.577
4.968
12. Sepaku
3.040
446
2.080
866
  Jumlah
64.165
17.050
63.165
18.666


Sedangkan produksi buah-buahan di Kabupaten paser tahun 1995-1999 mengalami kenaikan produksi rata-rata 3.754,85 ton/tahun, yaitu 11.198 ton tahun 1995 menjadi 26.217 ton tahun 1999. Namun pada tahun 2000 mengalami penurunan produksi dari 26.217,40 ton tahun 1999 menjadi 18.290,92 ton/tahun Untuk produksi sayur?sayuran di Kabupaten paser setelah mengalami penurunan produksi rata-?rata 1.640,73 ton/tahun, yaitu 10.815 ton tahun 1995 menjadi 4.252,10 ton tahun 1999, pada tahun 2000 mengalami peningkatan yaitu 4.959,5 ton.

Kembali ke halaman semula
   
Kembali atas halaman ini

 

Potensi Investasi

Berita Terbaru

Berita Populer


Tamu Online : 7
       

Serba-Serbi

Download File

Gallery Foto & Peristiwa

Danau Buatan
taman mawar at the night
Masjid Agung Paser
Masjid Agung Paser
Masjid Agung Paser

Hak Cipta © 2009 Pemerintah Kabupaten Paser
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
Jl. Sultan Ibrahim Khaliluddin Telp (0543) 21233, 21236 Fax. (0543) 21427 Tanah Grogot

Halaman ini terbuka dalam waktu : 0.574938 Detik