Home » potensi »
 
POTENSI
Halaman ini dibaca : 8 Kali
small fontmedium fontlarge font
Peternakan

 

Hingga saat ini, di Kabupaten paser terdapat beberapa hewan komersial, seperti sapi, kerbau, kambing, babi, rusa, itik dan kelompok unggas. Pada periode 1997-2001, rata-rata perubahan total populasi ternak yang dipotong meningkat 3,76 persen per tahun. Perubahan tertinggi terjadi pada produksi kerbau (16,92 persen per tahun yaitu dari 38 ekor menjadi 70 ekor), yang kemudian diikuti oleh kambing (3,87 persen per tahun yaitu dari 2.350 ekor menjadi 2.635 ekor). Komoditi ternak lainnya, yaitu sapi dan babi mengalami penurunan pertumbuhan, masing-masing sebesar 1,24 persen per tahun (dari 2702 ekor menjadi 2.410 ekor) dan 0,80 persen per tahun (dari 4.675 ekor menjadi 4.211 ekor). 

Di lain pihak, dari kelompok unggas, komoditi ayam pedaging yang diproduksi terdiri dari ayam buras, ayam ras dan itik. Antara tahun 1998 hingga 2001, telah terjadi kenaikan jumlah unggas yang dipotong sebesar 9,18 persen per tahun. Dari ketiga komoditi tersebut, ayam buras diproduksi dengan jumlah terbesar, yaitu mencapai 86 persen (964.367 ekor) dari total unggas yang dipotong, sedangkan sisanya diperoleh dari ayam ras (12 persen yaitu 152.871 ekor) dan itik (2 persen yaitu 20.075 ekor).

Di antara kedelapan kecamatan yang terdapat di Kabupaten paser, terdapat beberapa kecamatan yang sangat potensial untuk pengembangan komoditi-komoditi peternakan, seperti sapi, kerbau, kambing, babi, rusa dan unggas. Potensi pengembangan komoditi sapi, kerbau dan kambing dapat dilakukan di Kecamatan Tanah Grogot, sedangkan komoditi babi dikembangkan di Kecamatan Kuaro, Batu Sopang, Muara Komam, Long Ikis dan paser Belengkong. Rusa berpotensi dikembangkan di Kecamatan Long Ikis. Itik potensial dikembangkan di Kecamatan Tanah Grogot, dan Kuaro. Ayam petelur dapat dikembangkan di Tanah Grogot, sedangkan ayam pedaging di Tanah Grogot, paser Belengkong, Kuaro dan Long Kali. Ayam kampung juga dapat lebih banyak dihasilkan di Long Kali. 
 
 


Usaha peternakan di Kabupaten paser pada umumnya dilakukan secara sambilan guna memenuhi kebutuhan hidup dan kalau ada kelebihan digunakan untuk menambah pendapatan rumah tangga. Jenis-jenis ternak yang ada di Kabupaten paser adalah sapi, kerbau, rusa, babi, kambing, domba, ayam buras, ayam ras, angsa dan itik. Usaha peternakan secara intensif terutama jenis ternak unggas (ayam ras) baru dilakukan oleh sebagian kecil peternak. Jumlah ternak pada tahun 1999 adalah sebanyak 415.911 ekor; jumlah ini mengalami peningkatan pada tahun 2000 menjadi 574.330 ekor.

 

Persentase Produksi Daging Potong di Kabupaten paser, Tahun 2002

Kecamatan

Persentase (%)

Sapi

Kerbau

Kambing

Babi

Rusa

Itik

Ayam Petelur

Ayam Pedaging

Ayam Kampung

Tanah Grogot

34.0

16.7

32.1

2.3

10.2

21.3

60.7

35.1

7.5

paser Belengkong

6.3

1.4

6.2

11.1

9.5

12.7

0.0

17.6

6.9

Tanjung Aru

4.0

4.2

6.0

3.7

3.1

0.5

0.0

1.8

5.0

Batu Sopang

2.3

1.4

5.6

12.4

6.1

0.8

0.0

1.7

6.8

Muara Komam

3.6

0.0

6.2

12.0

6.5

2.9

0.0

1.7

3.8

Kuaro

7.6

0.0

5.5

18.6

6.1

13.5

0.0

10.5

4.6

Long Ikis

7.1

9.7

6.0

11.5

11.2

3.3

0.0

2.2

6.5

Long Kali

6.6

2.8

5.8

4.5

7.6

3.0

0.0

10.9

14.9


* Total data termasuk data kecamatan Babulu, Waru, Sepaku dan Penajam


Tabel Perkembangan Jumlah Ternak (Ekor) Tahun 1996 - 2000

No Ternak
1996
1997
1998
1999
2000
1. Sapi
16.901
17.065
10.763
7.734
7.808
2. Kerbau
3.488
4.568
2.193
1.059
1.098
3. Kambing
12.101
12.529
10.032
8.951
9.693
4. Domba
101
37
30
11
25
5. Babi
495
592
61
72
82
6. Rusa
61
81
91
110
113
7. Ayam Ras
171.850
100.650
29.600
24.900
26.000
8. Ayam Buras
1.001.400
1.027.100
333.542
362.065
519.330
9. Itik
43.660
44.800
17.975
10.890
9.875
10. Angsa
728
786
911
119
306
  Jumlah
1.250.785
1.208.208
405.198
415.911
574.330
Sumber: Dinas Peternakan Kab. paser

Ayam buras merupakan jumlah ternak yang terbanyak, yaitu 519.330 ekor, dan domba merupakan jumlah ternak yang paling sedikit, yaitu 25 ekor. Sedangkan jumlah ternak yang dipotong di Kabupaten paser tahun 2000 adalah sebanyak 1.037.307 ekor, dimana jumlah ayam buras merupakan jumlah ternak yang dipotong terbanyak, yaitu 889.680 ekor, dan kerbau merupakan jumlah ternak yang dipotong paling sedikit, yaitu 60 ekor.

Tabel Perkembangan Jumlah Ternak Yang Dipotong (Ekor) Tahun 1996 - 2000
No. Ternak
1996
1997
1998
1999
2000
1. Sapi
2.594
2.702
1.923
2.228
2.3101
2. Kerbau
28
38
50
58
60
3. Kambing
2.239
2.350
1.997
2.498
2.532
4. Babi
4.666
4.675
3.273
3.844
3.975
5. Ayam Ras
414.403
224.359
71.000
85.129
119.000
6. Ayam Buras
998.704
994.648
781.550
814.993
889.680
7. Itik
18.073
18.550
22.130
21.663
19.750
  Jumlah
1.440.707
1.247.322
881.923
930.413
1.037.307
Sumber: Dinas Peternakan Kab. paser

Dilihat dan produksi telur dalam periode 1994 - 2000 mengalami perkembangan yang bervariasi; Jumlah produksi telur tahun 1994 adalch 21.783.000 butir, tahun 1999 sebanyak 20.539.000 butir dan pada tahun 2000 berjumlah 22.223.000 butir.

Tabel Perkembangan Produksi Telur (Butir) Tahun 1990 - 2000
No.
Tahun
Ayam Ras
Ayam Buras
Itik
Jumlah
1.
1994
7.660.000
9.154.000
4.969.000
21.783.000
2.
1995
10.464.000
10 125.000
5.370.000
25.959.000
3.
1996
14.650.000
12.147 000

 


Kembali ke halaman semula
   
Kembali atas halaman ini

 

Potensi Investasi

Berita Lainnya

Top Download


Tamu Online : 7
       

Serba-Serbi

Download File

Gallery Foto & Peristiwa

Dinas/ Instansi Yang Hadir Pada Musrenbang Kec. Muara Samu
Peserta Musrenbang Kec. Muara Samu
Perwakilan Desa Mengemukakan Usulan
Perwakilan Desa

Copyright © 2009 Tim E-Gov
Pemerintah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur - Indonesia

Halaman ini terbuka dalam waktu : 0.048458 Detik