| PASERKAB, 23-03-2009 00:00:00 WITA
Kegiatan rehabilitasi rumah di persimpangan Jalan Sudirman dan Jalan Gajah Mada Tanah Grogot, dipertanyakan masyarakat. Pasalnya, rumah itu diduga rumah dinas tetapi sepertinya bukan Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Perumahan (DCK2P) Kabupaten Paser yang mengerjakannya.
Karena bukan proyek Pemkab Paser, ungkap Syarif, warga Tanah Grogot, proyek rehabilitasi rumah tersebut dilaksanakan secara pribadi. Namun, jika itu benar, tentunya Pemkab Paser telah menjual/melepaskan asset daerah itu kepada pemilik rumah tersebut.
Hal ini disampaikan anggota Komisi I DPRD Paser Miswan Thahadi, Jumat (20/3). "Ada masyarakat mempertanyakannya, sepengetahuan saya dulu memang rumah dinas, dan sempat lama tidak dihuni, tapi sekarang akan dihuni lagi," kata Miswan.
Menurut Miswan, ia menduga ada keterkaitan antara dum 54 aset Pemkab Paser kepada pegawai di lingkungan Pemkab Paser dengan kegiatan rehabilitasi rumah tersebut. Artinya, setelah aset daerah itu dilepas Pemkab, yang bersangkutan mulai merehabilitasi rumah tersebut.
Ironisnya, lanjut Miswan, ketika Pemkab Paser kesulitan membebaskan tanah, lantaran nilai ganti ruginya relatif mahal, mengapa Pemkab dengan mudahnya melepaskan 54 asset daerah itu? .
Saat dikonfirmasi, Kepala DCK2P Paser Ir H Karoding Msi menegaskan pekerjaan rehabilitasi rumah tersebut bukan proyek DCK2P. Tapi ketika ditanya apakah proyek rumah pribadi? Karoding mengaku tidak tahu. "Bukan, setahu saya dulu perumahan Dinas Kesehatan (Diskes), apakah sudah diperjualbelikan atau tidak, saya tidak tahu," kata Karoding.
Sayangnya, ketika hal ini ditanyakan kepada Kepala Diskes Paser dr Patotori Natsir Msi, ia juga mengaku tidak tahu. Hanya saja, mantan Kepala Badan Pengawas Kabupaten (Bawaskab) Paser Drs H Ishak Usman, menegaskan rumah tersebut dulunya dibangun untuk proyek pemberantasan malaria Diskes.
"Kalau orang lama pasti tahu, memang perumahan itu dibangun sekitar tahun 1970-an. Apa yang disampaikan Pak Miswan kemarin sudah pas, termasuk eks Puskesmas Tanah Grogot yang sepengetahuan saya belum pernah dihuni," tambahnya.(TribunKaltim,20032009)
Dikirim oleh : (administrator)
|