 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Paser Pertama Ajukan Permohonan |
| PASERKAB, 31-03-2009 00:00:00 WITA
Penunjukan Tanah Grogot sebagai lokasi pembangunan Madrasah Bertaraf Internasional (MBI) oleh Dirjen Pendidikan Islam Departemen Agama, Mohammad Ali, sangat tepat. Keseriusan Pemkab Paser terhadap pembangunan MBI tersebut, dibuktikan Bupati Paser HM Ridwan Suwidi dengan datang langsung mengajukan permintaan pembangunan MBI. Paser yang pertama datang mengajukan permohonan.
Selain itu, terkait syarat lahan MBI yang menjadi kewajiban Pemkab Paser, ternyata jauh hari sebelumnya atau sebelum dilakukan nota kesepahaman (MoU ? memorandum of understanding) pembangunan madrasah bertaraf internasional, lahan seluas 20 hektare itu sudah disiapkan, tepatnya di kawasan kilometer 8 Desa Sempulang, Kecamatan Tanah Grogot, atau persis berada di jalan negara lintas Tanah Grogot-Penajam Paser Utara (PPU).
Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Paser Sapaat saat ditemui usai menghadiri penandatangani MoU MBI di Jakarta mengaku, lahan 20 hektare tersebut telah dibebaskan oleh tim, dan pihaknnya telah melakukan pengukuran dan dilanjutkan penerbitan sertifikat.
"Karena luasnya 20 hektare, maka sesuai aturan yang berhak adalah BPN provinsi untuk penerbitannnya (sertifikat, Red.), dan insya Allah sebelum tanggal 15 April seperti yang diharuskan pihak Dirjen Pendidikan Islam, sertifikat sudah kita diserahkan," katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Paser HM Mardikansyah mengaku, pihak legislatif sangat bersyukur dan merespons pendirian madrasah bertaraf internasional di wilayahnya. Keberadaan madrasah ini, harap Ketua DPC Golkar Paser ini, dapat ikut membangun citra dan kualitas pendidikan Islam dalam meningkatkan mutu SDM, tidak saja di Kabupaten Paser, tetapi juga Kaltim.
Sementara itu Bupati HM Ridwan Suwidi dalam kesempatan tersebut mengatakan, masyarakat Bumi Daya Taka Paser sudah cukup lama berkeinginan untuk memiliki madrasah bertaraf internasional.
Ridwan menambahkan, tidak saja dari alokasi anggaran setiap tahun cukup besar yang diarahkan untuk pengembangan madrasah, tetapi juga program-program keagamaan di daerah Paser cukup besar.
"Selain itu, berbagai program peningkatan SDM bagi putra ?putri Paser telah dilakukan, tidak saja dalam hal umum, tetapi juga menyangkut pengembangan SDM akan ajaran Islam. Saat ini sekitar 20 calon ustaz, kita didik S1 Agama di Kota Sengkang, Sulawesi Selatan," kata Bupati.(KaltimPost,30032009)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 6
|