Home » publikasi »
 
PUBLIKASI
Halaman ini dibaca : 2 Kali
small fontmedium fontlarge font

Petani Kekurangan Benih karena Dilanda Banjir

PASERKAB, 02-04-2009 00:00:00 WITA

Tingginya curah hujan di Kabupaten Paser mengakibatkan petani sawah merugi. Selain sawah mereka terendam, musim tanam padi pun menjadi mundur. Contohnya puluhan hektare sawah di Desa Jemparing Kecamatan Long Ikis, yang seharusnya sudah ditanami akhirnya tertunda.
"Kami bingung karena musim tidak menentu. Seharusnya saat ini kami sudah menanam padi. Tapi ternyata benih padi yang sudah disemai banyak yang mati terendam air," kata Ketua Kelompok Tani Sama Duwe Jemparing Sa'ad, Selasa (31/3) kepada petugas penyuluh Dinas Perkebunan dan Pertanian Kabupaten Paser.
Diterangkannya, ketinggian air yang menggenangi sawah dan tempat persemaian benih ada yang mencapai satu meter. Para petani di desa itu pun mengeluhkan banjir yang terus merendam sawah. Petani jadi kekurangan benih, lantaran lahan persemaian terendam banjir, persediaan benih pun sudah habis, sehingga menyebabkan pengeluaran mereka bertambah.
Sesuai program pencetakan sawah yang dilaksanakan Pemkab Paser, Poktan Sama Deo mendapat alokasi pencetakan sawah seluas 100 hektare dengan anggaran Rp 762 juta. Program tersebut sebagai langkah perwujudan keinginan Bupati HM Ridwan Suwidi untuk menjadikan Kabupaten Paser sebagai lumbung padi menuju swasembada beras di Kaltim.
"Dari luasan tersebut, kalau tidak terendam air, baru sekitar 50 hektare yang siap ditanami. Selebihnya lahannya belum siap karena semak belukarnya masih tergenang air, jadi belum bisa dibakar," ungkap Sa'ad.
Menurutnya, banjir yang menggenangi sawah baru itu lebih cepat dan lebih lama dari prediksi mereka. Sebelumnya kondisinya juga tidak separah kali ini. Selain karena curah hujan yang tinggi, kondisi aliran irigasi masih perlu dioptimalkan. "Kalau saluran irigasinya sudah maksimal, mungkin airnya bisa cepat surut. Sehingga para petani segera dapat menanam padi," imbuhnya.
Selain Jemparing, banjir juga merendam areal persawahan baru di Desa Lolo Kecamatan Kuaro, Desa Bekoso Kecamatan Pasir Belengkong dan kecamatan lainnya.(TribunKaltim,01042009)

Dikirim oleh : (administrator)



   BERITA LAINNYA :
11-02-2012 -Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang
11-02-2012 -Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan
11-02-2012 -Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar
11-02-2012 -PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan
11-02-2012 -Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah

   CARI ARSIP BERITA :
Tanggal       Bulan       Tahun     


Kembali ke halaman semula
   
Kembali atas halaman ini

 

Berita Terbaru

Berita Populer


Tamu Online : 7
       

Serba-Serbi

Download File

Gallery Foto & Peristiwa

Danau Buatan
taman mawar at the night
Masjid Agung Paser
Masjid Agung Paser
Masjid Agung Paser

Hak Cipta © 2009 Pemerintah Kabupaten Paser
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
Jl. Sultan Ibrahim Khaliluddin Telp (0543) 21233, 21236 Fax. (0543) 21427 Tanah Grogot

Halaman ini terbuka dalam waktu : 0.004496 Detik