 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Sudah Sering Terjadi di Paser |
| PASERKAB, 07-04-2009 00:00:00 WITA
PENIPUAN yang mencatut nama Kepala Bappeda Paser Fathur Rahman telah ditangani Polres Paser. Dari sejumlah korban penipuan itu, baru satu kepala desa yang melaporkan kasus itu. Yaitu Kepala Desa Air Mati H Nasruddin. Kapolres Paser melalui Kanit Tipiter Iptu Suyanto HS membenarkan adanya laporan dari korban, yang masuk pada hari Kamis (2/4) sekitar pukul 14.00 Wita.
Menurut Suyanto, korban menyerahkan uang melalui Bank BNI 46 Tanah Grogot, setelah mendapatkan telepon atas nama Yeni dengan nomor 085286640477. Oleh Yeni, dia disuruh menghubungi kepala Bappeda Paser dengan nomor 08587432111.
Sebelum mentrasfer sejumlah uang, Nasruddin sempat mendatangi Kantor Bappeda Paser. Namun, Kepala Bappeda Fathur Rahman berada di Samarinda. Sebaliknya, dia malah menghubungi Fathur Rahman palsu yang juga mengetahui kalau Fathur Rahman yang asli sedang berada di Samarinda.
Melalui perbincangan di telepon itulah dia kemudian diminta langsung mentrasfer uang senilai 10 persen dari nilai proyek, atau sebesar 30 juta rupiah. Karena Kades hanya punya uang 15 juta, itulah yang kemudian ditransfer ke BNI Cabang Ballikpapan dengan Nomor Rekening 0153333241 atas nama Hj Rihana Salim SH.
Suyanto mengatakan, kasus ini sedang dalam penyelidikan Polres Paser. Kalau terungkap maka pelakunya bisa dijerat dengan pidana penipuan, pasal 378 KUHP. Ia menambahkan, penipuan dengan modus seperti ini sering terjadi di Paser. "Pelaku biasanya menggunakan hipnotis, korban manurut saja mengikuti arahan si penelpon. Karena sudah dalam pengaruh, maka tanpa pikir panjang korban langsung mengikutinya," kata Suyanto.
Secara terpisah, Fathur Rahman mengatakan bahwa kasir BNI Cabang Tanah Grogot sempat curiga dan memberikan saran kepada Kades Air Mati. Namun, karena Nasruddin sangat yakin bahwa itu permintaan dari kepala Bappeda Paser maka kasir hanya menuruti.
"Saat dicek, uang yang sudah ditransfer tidak ada lagi, dan tersisa 37 ribu rupiah," kata Fathur Rahman. Uang yang disetor Nasruddin adalah dana pijaman, yang sebelumnya akan digunakan untuk membangun gedung bulu tangkis.(KaltimPost,06042009)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 6
|