| PASERKAB, 14-04-2009 00:00:00 WITA
Jika sebelumnya penilaian lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) dilakukan berjenjang, maka penilaian lomba TTG tahun ini agak sedikit berbeda. Pasalnya, lomba TTG tingkat kabupaten yang digelar, Senin (13/4) di halaman Kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Paser, bukan cuma dinilai tim penilai tingkat kabupaten, tetapi juga dinilai tim penilai tingkat provinsi.
Jika sesuai jadwal, tim penilai TTG akan melakukan penilaian pada akhir Mei atau awal Juni. Namun karena agenda penilaian lomba TTG tingkat nasional dipercepat, tim penilai TTG provinsi menurut Kepala Kantor PMD Paser Drs Katsul Wijaya MSi, tentunya secepatnya melakukan penilaian agar jadwal penilaian TTG tingkat nasional bisa diikutsertalan.
"Ini lomba TTG untuk tingkat kabupaten, tapi dipadukan dengan penilaian tingkat provinsi. Jadi, selain dinilai oleh tim penilai kabupaten, juga dinilai oleh tim penilai provinsi. Khusus untuk tingkat kabupaten akan secepatnya kita diketahui dari kecamatan mana yang keluar sebagai pemenang satu, dua dan tiga," kata Katsul.
Sedangkan untuk penilaian tingkat provinsi, tim penilai masih harus berkunjung dan menilai TTG kabupaten/kota di Kaltim lainnya. Selanjutnya, TTG dari kabupaten/kota yang terbaik akan diusulkan untuk mewakili Kaltim di ajang lomba TTG tingkat nasional.
Kembali pada lomba TTG tingkat kabupaten, lanjut Katsul, lomba ini diikuti oleh seluruh kecamatan, tapi karena kegiatan ini dilaksanakan mendadak dan masih dalam suasana Pemilihan Legislatif (Pileg), sehingga ada dua kecamatan yang berhalangan untuk ikut serta, yakni Kecamatan Muara Samu dan Kecamatan Batu Sopang.
"Masing-masing kecamatan menampilkan produk TTG unggulannya. Seperti Tanah Grogot dengan Tabela dan kompor berbahan bakar limbah sawit, Kuaro dengan pembuatan Bio Etanol dari bahan ubi kayu, dan Long Ikis dengan teknologi pengembangan jamur yang bermanfaat bagi tanaman, dan masih banyak lagi yang lain," terangnya.
Lomba TTG, tambah Katsul, lebih mengutamakan TTG hasil inovasi terbaru dari peserta, kalau pun ada produk yang sudah tampil, maka teknologi sudah disempurnakan lagi. Untuk tahun ini, TTG yang ditampilkan lumayan bervaraisi, mulai dari pemanfaatan limbah, pemanfaatan tanaman yang tidak bisa dikonsumsi, sampai pada teknologi untuk meningkatkan produksi pertanian, yang pada akhirnya diharapkan akan mampu memberi nilai tambah kepada petani.(TribunKaltim,13042009)
Dikirim oleh : (administrator)
|