 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Di Goa Loyang Konon Ada Emas Berlimpah |
| PASERKAB, 16-04-2009 00:00:00 WITA
SAAT menaiki deretan tangga beton dengan deretan ratusan anak tangga yang terbuat dari papan kayu ulin, kita laksana sedang berjalan di atas rimbunan pohon. Pasalnya, di kiri-kanan tangga, deretan pohon berukuran besar masih dapat kita jumpai. Saat berjalan kita laksana dapat menyentuh rimbunan pohon tersebut. Perlu fisik yang prima untuk menyusuri tangga tersebut.
Sekitar 30 menit perjalanan akan ditemukan mulut goa yang cukup luas. Di mulut gua ini lagi-lagi kita dapat menyaksikan panorama sekitar goa dan alam lingkungan yang masih asri. Nun di sana tampak pula alur sungai Samurangau.
Goa ini dapat ditelusuri sejauh 500 meter. Kondisinya masih alamiah, tidak banyak perubahan campur tangan pengelola. Kalaupun ada, hanya coreten-coretan di mulut goa, yang dilakukan pengunjung iseng, yang sebenarnya merugikan mereka sendiri.
Menurut penjaga goa yang juga pemandu Goa Tengkorak dan Goa Loyang, goa ini merupakan gua terindah selain Goa Lusan maupun Goa Mangkulangit di Kecamatan Muara Komam,
Di dalam goa, tak jauh berbeda dengan Goa Losan, kita seolah masuk ke perut bumi yang gelap. Di sana dapat ditemukan hiasan-hiasan batu yang luar biasa aneh namun indah. Nama-nama batu stalagtit dan stalagmit di sana pun aneh. Salah satunya adalah batu bidawang.
Yang unik dari goa ini, jika fisik kita kuat, kita dapat menyusuri gua hingga mencapai puncak goa, dan dari puncak gua akan dapat dinikmati kondisi ibu kota Kecamatan Batu Sopang serta kegiatan pertambangan batu bara yang dikelola PT Kideco Jaya Agung. Melalui mulut goa tersebut, suhu gua terasa sangat dingin terutama saat angin masuk melalui mulut gua di atas.
Bukan Goa Loyang kalau tidak menyimpan bebatuan beraneka ragam bentuk yang menawan. Keindahan goa dan lingkungan alamnya yang indah membuat orang yang melihatnya berdecak kagum.
Ada legenda yang berkembang di Desa Kasungai, di dalam goa itu konon terdapat harta karun berupa emas yang melimpah ruah, yang dimiliki seorang pria sakti bernama Loyang. Setelah ia meninggal dunia, harta itupun ikut lenyap.
"Harta tersebut hanya tidak dapat disaksikan dengan mata manusia secara langsung. Dulu pernah ada orang dari Jawa yang melakukan ritual untuk mencoba mengambilnya. Harta itu memang ada, namun dijaga kekuatan gaib. Saya sendiri menyaksikannya. Orang tersebut sempat mengeluarkan darah dari hidung dan dan telingganya saat melawan kekuatan itu," tandas Haris, Kepala Desa Kasungai kepada Wabup Hatta Garit.
Menurut dia, ada dua saksi lain kejadian itu yang saat ini masih hidup, yakni Dirah dan Berahim, warga Batu Kajang.(KaltimPost,16042009)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|