| PASERKAB, 20-04-2009 00:00:00 WITA
Sejumlah calon legislatif (Caleg) incumbent (masih menjabat sebagai anggota DPRD Paser-red) diperkirakan tergusur dari jabatannya sekarang. Pasalnya, hasil suara yang diperoleh masih belum meyakinkan mereka kembali ke DPRD, meskipun belum ada pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Paser.
Dari lima caleg incumbent di daerah pemilihan (Dapil) III Kabupaten Paser. Seperti, H Irma Jaya (Golkar), Sadino (PDIP), Slamet Rinto (PPP), H Daeng Situtu (PDK) dan Akhmat Khoiri (PBR), beberapa diantara mereka kemungkinan tidak akan kembali ke DPRD lagi.
Untuk diketahui, Dapil III meliputi Kecamatan Long Ikis dan Long Kali memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) 39.524 pemilih. Dengan DPT sebanyak itu, masyarakat Long Ikis dan Long Kali bisa mengirimkan wakilnya ke DPRD sebanyak 8 orang.
Sementara ini peringkat delapan teratas pengumpulan suara dimulai dari Partai Demokrat, Golkar, PDIP, PPD, PPP, Hanura, Patriot dan PKB. Posisi berikutnya ditempati Gerinda, PDK, PIS, PDP dan PKS. Oleh karena itu, dengan estimasi 3.000 suara untuk satu kursi, tentunya tidak ada satu parpol pun yang mendapatkan dua kursi dari dapil ini.
"Caleg incumbent di Dapil III yang masih berpeluang menjadi anggota DPRD tinggal dari Partai Golkar, PDIP dan PPP. Tapi ketiga caleg incumbent itu perolehan suaranya lebih sedikit dibanding caleg dari partai mereka sendiri," kata sumber Tribun di KPUD Paser.
Terpisah, Ketua DPC Partai Hanura H Kartika Yuli Prasojo ragu bisa mendapatkan satu kursi di Dapil III, meskipun ia kalah tipis dengan caleg lain. "Kita sudah berusaha dan hasilnya memang belum berpihak kepada kita, yang jelas suara yang kita peroleh murni dari hati nurani masyarakat, bukan lantaran money politics yang dilarang agama dan hukum," ungkapnya.(TribunKaltim,19042009)
Dikirim oleh : (administrator)
|