Home » publikasi »
 
PUBLIKASI
Halaman ini dibaca : 2 Kali
small fontmedium fontlarge font

Empat Bulan Uang Makan tak Dikirim

PASERKAB, 29-04-2009 00:00:00 WITA

Sejak terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Paser tahun 2005, HM Ridwan Suwidi dan HM Hatta Garit meletakkan program pendidikan gratis. Untuk mensukseskannya, setiap tahun Pemkab mengalokasikan APBD cukup besar mengingat bukan hanya pendidikan gratis tingkat SD, SMP, SLTA, tetapi juga mengirim mahasiswa belajar ke luar daerah.
Tidak terkecuali mahasiswa PGSD asal Paser yang sekarang belajar di Bandung, Jawa Barat. Selain biaya pendidikan dan biaya pemondokan sudah jamin, Pemkab Paser juga memberikan uang saku kepada setiap mahasiswa yang nilainya Rp 300.000/bulan.
Namun ketika program Tim Peningkatan SDM yang diketuai Hatta Garit berjalan lebih tiga tahun, muncul persoalan yang sangat mengkhawatirkan para orangtua. Pasalnya, sudah empat bulan ini anak-anak mereka tidak dikirimi uang saku oleh Pemkab, sehingga membuat anak- anak mereka seperti ditelantarkan.
Sunamin, salah satu orangtua mahasiswa Paser yang belajar di Bandung mengungkapkan sudah dua tahun anaknya dan 49 anak-anak lain menuntut ilmu di Bandung. "Kita ingin anak kita bisa belajar dengan nyaman dan tenang, tanpa harus dibebani persoalan biaya hidup sehari-hari di sana," kata Sunamin
Menurut Sunamin, masuk bulan kedua tahun 2009 anaknya belum mendapat kiriman uang saku dan uang makan dari Pemkab Paser. Khawatir anak-anak tidak bisa makan, ia pun mentransfer sejumlah uang kepada anaknya. Ternyata kejadian yang sama terulang lagi di bulan ketiga dan keempat, para orangtua sudah kehabisan dana dan tidak bisa berbuat banyak.
"Kebanyakan yang dikirim ke Bandung adalah mahasiswa dari keluarga yang tidak mampu, makanya uang yang saya kirim ke anak saya, nantinya akan mereka gunakan bersama-sama untuk makan. Kalau bukan dari kita, dari mana mereka dapat uang. Tapi kalau cuma mengandalkan beberapa orangtua, kita ada keterbatasan juga," ujar Sunamin.
Karena itu, ia berharap Pemkab segera mencairkan uang makan dan uang saku untuk pelajar disana, mengingat kemampuan para orangtua ada batasnya. "Pak Azhar Bahruddin, atas nama Wakil Ketua DPRD Paser juga sempat memberikan bantuan uang untuk menanggulangi sementara kebutuhan hidup anak-anak kita disana," tambahnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Paser H Abdul Lathif Thaha mengatakan, kalau ia menerima SMS dari Zainal Muttaqin, satu dari 50 mahasiswa yang kuliah di Bandung. Isi SMS itu menyebutkan kalau Zainal Muttaqin sudah empat bulan tidak menerima dana untuk hidup di Bandung, mereka kebanyakan sudah hutang untuk makan.
"Masalah ini muncul karena Pemkab terlambat mengirim uang. Setahu saya terlambat karena prosedur birokrasi, tapi kasian mereka karena jauh dari orangtua, mestinya ada dana talangan," kata Latif. (aas)
Terkendala Prosedur
TERPISAH Kepala Bagian Kesra Setda Paser H Suwardi SH Msi membenarkan keluhan para mahasiswa yang belajar di Bandung, tapi karena prosedur pencairan anggaran memerlukan proses yang cukup lama, sehingga uang saku dan uang makan mereka sudah bisa dikirim besok (Rabu,29/4-red).
"Kita semua tahu kalau APBD baru disahkan bulan ketiga tahun 2009, kemudian kita harus asistensi dan melewati prosedur lainnya, makanya uang saku dan uang makan mereka terlambat kita kirim. Tapi tidak masalah, besok (hari ini-red) sudah bisa kita kirimkan," kata Suwardi, Selasa (28/4).
Selain uang makan dan uang saku, lanjut Suwardi, setiap mahasiswa juga mendapatkan uang transportasi, semua itu sudah dipahami oleh Pemkab. "Dulu kami setiap tiga bulan sekali melakukan monitoring, apa-apa saja kebutuhan mereka yang tidak tercukupi, sekarang tidak bisa lagi karean anggaran untuk monitoring dipangkas, sehingga komunikasi cuma lewat telepon," jelasnya.(TribunKaltim,28042009)

Dikirim oleh : (administrator)



   BERITA LAINNYA :
11-02-2012 -Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang
11-02-2012 -Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan
11-02-2012 -Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar
11-02-2012 -PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan
11-02-2012 -Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah

   CARI ARSIP BERITA :
Tanggal       Bulan       Tahun     


Kembali ke halaman semula
   
Kembali atas halaman ini

 

Berita Terbaru

Berita Populer


Tamu Online : 7
       

Serba-Serbi

Download File

Gallery Foto & Peristiwa

Danau Buatan
taman mawar at the night
Masjid Agung Paser
Masjid Agung Paser
Masjid Agung Paser

Hak Cipta © 2009 Pemerintah Kabupaten Paser
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
Jl. Sultan Ibrahim Khaliluddin Telp (0543) 21233, 21236 Fax. (0543) 21427 Tanah Grogot

Halaman ini terbuka dalam waktu : 0.004452 Detik