 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 1 Kali |
|
|
 | APBD 2008 Tembus Rp 1,1 T |
| PASERKAB, 01-02-2008 00:00:00 WITA
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2008 Kabupaten Paser berhasil menembus angka Rp 1,1 triliun. Setelah melalui proses pembahasan alot, 4 fraksi di DPRD Paser, masing-masing fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Golkar, PDI Perjuangan, dan fraksi Ukhuwah sepakat menyutujui usulan RAPBD menjadi APBD 2008, dalam rapat paripurna DPRD Paser, Rabu (30/1) kemarin.
"Penyusunan rancangan APBD 2008 masih dihadapkan pada persoalan keterbatasan pendapatan, dibanding kebutuhan belanja yang terus meningkat. Tapi, peningkatan belanja ini sejalan dengan peningkatan kebutuhan masyarakat daerah ini terhadap pelayanan pemerintahan yang makin baik," jelas Wabup Hatta Garit.
Disebutkan, struktur rancangan APBD 2008 yang disetujui itu merupakan satu-kesatuan terdiri atas pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah, dengan komposisi pendapatan daerah 2008 direncanakan sebesar Rp 844.881.249.485.
Dari komposisi itu, pendapatan dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya mencapai Rp 315 miliar. Sedang pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp 7,86 miliar lebih. Sehingga pembiayaan bersih tahun anggaran 2008 sebesar Rp 307,140 miliar lebih, selanjutnya dikeluarkan untuk menutupi selisih belanja dan pendapatan tahun ini.
Dengan demikian, anggaran belanja 2008 diprediksi sebesar Rp 1.152.021.249.485 . Terdiri atas belanja tidak langsung Rp 382,67 miliar lebih atau sekitar 33,21 persen dari total belanja dan belanja langsung yang besarannya mencapai Rp 769,34 miliar atau sekitar 66,78 persen dari total belanja.
Bupati Paser melalui Wakil Bupati (Wabup) Hatta Garit dalam sambutannya mengatakan, rencana APBD Paser Tahun Anggaran 2008 yang telah disetujui DPRD Paser sangat penting artinya dalam menentukan arah pembangunan, pemerintahan, dan kemasyarakatan di Kabupaten Paser.
Dijelaskan pula, sumber utama pendapatan daerah masih mengandalkan dana perimbangan. Sedangkan sumber-sumber pendapatan asli daerah, seperti pajak dan retribusi daerah, belum dapat dijadikan andalan pembiayaan belanja daerah.
Karena itu, menyikapi ketergantungan anggaran belanja daerah dari pusat. Strateginya, dengan melakukan intensifikasi penggalian sumber-sumber pendapatan asli daerah.
Untuk itu, pemkab dalam menyusun prioritas program pembangunan 2008 harus sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Paser. Meliputi, peningkatan kualitas SDM melalui pembangunan pendidikan, pelatihan keterampilan, kesehatan, perlindungan sosial, serta pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur meliputi, sarana dan prasarana jalan, jembatan, perhubungan, telekomunikasi, serta irigasi.
Selanjutnya, pembangunan perekonomian daerah, dititikberatkan pada peningkatan investasi dan revitalisasi pertanian dalam arti luas. Serta peningkatan kerja sama dan pelayanan kehidupan keagamaan dan kebudayaan.
"Visi dan misi selanjutnya adalah pengelolaan lingkungan hidup dan sumber daya alam yang berkelanjutan," tandas Hatta Garit.(kaltimpost 31012008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA :
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 6
|