Undang Peserta dari Malaysia dan Brunai | |
|
PASERKAB, 04-05-2009 00:00:00 WITA Festival Maulid 1430 Hijriyah yang berlangsung 17 April sampai 2 Mei di Taman Seni dan Promosi Putri Petung, Minggu (3/5), resmi ditutup Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kabupaten Paser Ir H Abdul Azis Maulana Msi. Sejak saat itu, pentas yang mempertandingkan berbagai macam lomba seperti, habsi, nasyid, kaligrafi, dai dan daiyah, berakhir sudah. Dalam kesempatan itu pula, seluruh peserta yang keluar sebagai pemenang lomba menurut Kasubdin Objek Pentas Seni dan Budaya Disbudparpora M Yunus, diberikan piala dan uang pembinaan. "Ada 120 peserta yang ikut meramaikan Fesival Maulid, jenis lomba ada yang menggunakan sistem beregu ada pula individu. Misalnya, habsi dan lomba cerdas cermat yang pesertanya tampil per kelompok, berbeda dengan lomba kaligrafi atau dai yang sifatnya perorangan," kata Yunus. Sedangkan untuk lomba sumpit tradisional, Yunus mengatakan akan digelar pada bulan Desember mendatang, sebelum atau sesudah peringatan HUT ke-50 Kabupaten Paser. "Yang itu masih lama, bulan Desember nanti, undangan pun belum disebarkan. Benar, untuk menyemarakkan hari jadi Kabupaten Paser," sambungnya. Rencananya, lanjut Yunus, event ini melibatkan atlet sumpit dari kabupaten-kota di seluruh Kalimatan, tetapi Disbudparpora, dalam hal ini Pemkab Paser juga mengundang peserta dari negeri tetangga seperti, Malaysia dan Brunai Darussalam. Ia berharap negeri jiran ikut berpartisipasi, sehingga lomba sumpit akan semakin meriah. Arena pertandingan menurut Yunus, untuk sementara masih di Taman Seni dan Promosi Putri Petung, kecuali nanti ada perubahan lokasi pertandingan. "Rencananya di sini (Taman Seni dan Promosi-red), tapi lokasi bisa saja pindah. Yang jelas, kegiatan ini sudah disetujui dan pembiayaannya sudah masuk dalam APBD 2009," jelasnya.(TribunKaltim,03042009) Dikirim oleh : (administrator) |
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
