 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Bupati Tinjau Objek Wisata Danum Layung |
| PASERKAB, 04-02-2008 00:00:00 WITA
Pengembangan dan penataan sektor pariwisata alam yang cukup beragam di Kabupaten Paser sehingga dapat diandalkan menarik wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara terus dilakukan pemerintah kabupaten Paser. Salah satunya yang menjadi perhatian adalah sumber air panas di Kecamatan Long Kali.
Sumber air panas yang diberi nama Danum Layung tersebut, saat ini kondisinya sangat jauh berbeda. Pasalnya, selain jalan masuk ke lokasi tengah dilakukan pembenahan, juga dis ekitar kolam air panas dilengkapi fasilitas gazebo, kamar mandi dan ruang ganti serta penurapan di sekitar kolam dengan konstruksi beton.
Agar pekerjaan sesuai perencanaan yang ada, Bupati Paser HM Ridwan Suwidi melakukan peninjauan kelokasi Rabu (30/1) lalu yang disertai sejumlah pejabat terkait, diantaranya, Kepala Dinas PU dan Kimbangwil Paser Drs M Hattabul Hidayat, Kadis Pariwisata Seni dan Budaya Ir H Abdul Azis Maulana Msi, Kasubdin Bina Marga Dinas PU Paser Ir H Sulaiman Evameruk Msi serta Kabag Humas Setkab Paser Bambang Abdul Holiq S Kom MAP.
Pada kesempatan peninjauan tersebut, Bupati sempat mewanti-wanti pihak pekerja untuk lebih jeli menata kawasan yang ada, sehingga hasil pekerjaan bangunan fisik maupun penataan lingkungan sekitar benar-benar memuaskan.
"Kalau bisa jalan utama ke lokasi dibuat lurus, dan tolong batu-batu ini nanti dibersihkan. Tumbuhan liar ini juga harus dihilangkan, sehingga tidak menggangu pengunjung dan parit juga tolong dibuat. Bagaimana air mau mengalir kalau parttnya tidak ada," tegas Bupati kepada pengawas pekerjaan..
Untuk diketahui, melalui anggaran 2007 Pemkab Paser mengalokasikan Rp 500 juta lebih untuk melakukan pembenahan sekitar pemandaian air panas. Sementara, untuk mencapai lokasi ini, selain kondisi jalan masuk cukup baik dari jalan negara kecamatan Long Kali menuju lokasi yang jaraknya sekitar 1,5 kilometer, juga fasilitas yang ada 60 persen sudah dapat dimanfatkan, termasuk jembatan dan gazebo.
Yang menarik, karena dari dua sumber air panas yang ada dari total anggaran hanya mampu dilakukan pembenahan satu kolam, Bupati saat itu langsung meminta dilakukan pekerjaan kolam kedua."Kita akan tambah anggaran Rp 50 juta, tolong secepatnya dikerjakan, dan lumpur yang ada di sekitar sumber air ini untuk segera diangkat dan dilakukan pembenahan seperti yang direncanakan, dua minggu harus selesai,"tegas Bupati pula.
Bagian lain menurut Bupati, melalui anggaran 2007 ada beberapa lokasi wisata alam yang telah dilakukan pembenahan, dan jika pekerjaannya selesai akan diserahkan kepada Dinas Pariwista."Pengelolaannya nanti terserah. Yang jelas, kita harapkan dan sebaiknya dikelola aparat desa bersama kecamatan," jelas Bupati.(kaltimpost,04022008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA :
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|