 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Patotori: Basmi DBD, Efektif adalah Gerakan 3 M |
| PASERKAB, 14-05-2009 00:00:00 WITA
Kepala Dinas Kesehatan dr H Patotori Natsir mengatakan, upaya pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD) terus dilakukan, tidak saja melalui Dinas Kesehatan, tetapi juga seluruh puskesmas.
"Selama ini kita telah intensif melakukan upaya-upaya pencegahan, dan laporan dari puskesmas maupun pihak rumah sakit serta warga, kita langsung melakukan penyelidikan epidemiologi (PE). Itu ditindaklanjuti dengan fogging atau pengasapan dengan radius 200 meter dan 300 meter di sekitar rumah yang dilaporkan terinfeksi DBD," jelas Patotori melalui telpon selulernya Senin kemarin.
Terkait kasus DBD di Jl Panglima Sentik Tanah Grogot yang merenggut nyawa Muhammad Hanafi (9), putra kedua Mahliuddin yang masih duduk di bangku kelas 3 SD Minggu (10/5), Patotori mengaku langsung mengumpulkan seluruh staf dan sejumlah pimpinan puskesmas. "Hari ini kita langsung melakukan fogging, dan tidak saja di titik kasus, tetapi juga kita jadwalkan di seluruh kelurahan diTanah Grogot dengan fogging masal," katanya.
Selain fongging dalam upaya membasmi mewabahnnya penyakit DBD yang tercatat dalam 2009 ini telah menelan dua korban jiwa dan puluhan penderita, pihaknya juga akan membagikan bubuk abate dan melakukan imbauan ke masing-masing lingkungan warga. Juga melalui rumah ibadah, dan kegiatan ini rutin digelar setiap tahun.
"Harapan kita kepada masyarakat ada kerjasama yang baik. Saat ada petugas fogging melakukan pengasapan agar tidak menutup pintu maupun jendela," kata Patotori. Ia menambahkan, fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Sementara yang lebih efektif adalah melakukan pencegahan dengan cara 3 M, yakni menguras, membersihkan dan mengubur benda-benda yang menambah peluang berkembangnya nyamuk aedes aegipty.
Patotori mengimbau jika mempunyai anak sakit, dengan tanda-tanda demam dalam waktu lama, hendaknya langsung di bawa ke rumah sakit maupun puskesmas terdekat.
"Yang jelas, balita dan anak sangat rentan penyakit DBD. Jika anak demam tinggi yang tidak turun 1-2 hari, segera larikan ke rumah sakit maupun puskesmas terdekat, sehingga dapat dikethui penyakit yang diderita. Yang jelas, DBD jika lambat dilakukan pertolongan, dapat berakibat kematian akibat rendahnya trombosit dan sudah mengalami Dengue Sick Syndrome," jelas Patotori.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan, sepanjang April tercatat 9 warga menderita DBD. Untuk Kelurahan Tanah Grogot sebanyak 5 orang, Desa Lolo 1 orang, Kelurahan Kuaro 1 orang, Sp 2 Kecamatan Paser Belengkong 1 orang dan Kecamatan Long Kali 1 orang.
Sedangkan bulan Februari 2009, tercatat sebanyak 12 orang dengan daerah indemik meliputi Tanah Grogot dan sekitarnya, Kecamatan Batu Sopang serta Kecamatan Long Kali. Bahkan, untuk bulan Januari 2009 lalu, dari sejumlah penderita, tercatat satu orang penderita DBD meninggal dunia di Tanah Grogot.(KaltimPost,12052009)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 6
|