| PASERKAB, 11-06-2009 00:00:00 WITA
Kerja keras jajaran Polsek Pasir Belengkong dalam upaya menangkap Julkifli, 25, pelaku perampasan (jambret), Senin (8/6), menuai hasil. Meskipun untuk menangkap Julkifli, polisi harus memburunya hingga ke Desa Sengayam, Kecamatan Panukan Barat, Kabupaten Kota Baru, Kalsel.
Sayangnya, Julkifli berhasil lari dari kejaran dan kabur masuk hutan Muara Ande, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser. Namun informasi keberadaannya di kawasan terpencil itu dapat dideteksi, sehingga Julkifli pun berhasil ditangkap dan dibawa ke Mapolsek Pasir Belengkong.
Menurut Kapolres Paser AKBP Hery Sasongko didampingi Kapolsek Pasir Belengkong IPTU Sugeng Irianto, pengejaran Julkifli berawal dari kejadian hari Sabtu (30/5). Korban yang adalah guru SMP Negeri 1 Pasir Belengkong Badariyah, menderita luka akibat jatuh dari motor setelah tas miliknya dirampas pelaku.
"Siang itu sekitar pukul 14.00, korban naik sepeda motor menuju rumah, pelaku dan temannya menguntit dari belakang. Sekitar kilometer 11 ke arah Desa Suliliran, pelaku merampas tas yang ada di punggung tangannya, dia pun jatuh dan pelaku kabur meninggalkannya," kata Hery.
Akibat kejadian itu, kaki kanan dan bagian dahi kiri Badariyah menderita luka cukup parah, sehingga harus dirawat di rumah sakit selama seminggu, padahal tas itu hanya berisi ponsel Nokia 6300 dan uang Rp 20.000. Sementara pelaku langsung pulang ke Sengayam, bahkan pelaku sempat ketemu polisi di depan counter setelah berhasil menjual ponsel rampasan.
"Julkifli sudah dua kali ditahan terkait kasus pencurian, terakhir dia dihukum 8 bulan dan baru bebas satu bulan yang lalu. Tapi setelah kita tanya pemilik counter, pelaku memang menjual ponsel korban di counter tersebut dan laku Rp 500.000, makanya pelaku kita kejar sampai ke hutan, parah sekali jalannya," terangnya.
Untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat, tambah Sugeng, Polsek Pasir Belengkong membuka hotline 0543-2711963. "Hotline kita buka 24 jam, silakan masyarakat memberi informasi, laporan dan sebagainya, tapi ini khusus untuk di kawasan Kecamatan Pasir Belengkong," tambahnya.(TribunKaltim,08062009)
Dikirim oleh : (administrator)
|