 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Tak Ada Proyek Baru di APBD-P 2009 |
| PASERKAB, 02-11-2009 00:00:00 WITA
Setelah rapat internal komisi-komisi DPRD Paser membahas Rancangan APBD-P 2009 Jum,at (23/10), selanjutnya Badan Anggaran DPRD melakukan Pembahasan RAPBD-P dengan Panitia Anggaran Eksekutif, dipimpin Ketua DPRD H. Kaharuddin. Ia didampingi Wakil Ketua H. Azhar Bahruddin di Gedung Bapekat DPRD, Rabu (28/10).
Pembahasan yang dihadiri Sekkab Helmy Latief dengan SKPD terkait berjalan lancar. Materi yang dibahas seputar dana usulan pembangunan infrastruktur jalan dan pengairan serta tata ruang, dan bantuan-bantuan sosial kepada rumah ibadah maupun yayasan.
Menurut Plt. Sekretaris DPRD Maisir Akhmadi, dalam pembahasan APBD Perubahan ini disepakati tidak ada usulan proyek baru, tapi proyek lanjutan atau multiyears.
Dalam pembahasan yang dipimpin Wakil Ketua Panggar Azhar Bahruddin, pembahasan tidak terlepas dari kesepakatan MoU yang telah ditandatangani oleh Pemda bersama DPRD sebagai acuan skala prioritas pembangunan. Tidak ada proyek fisik yang baru yang diusulkan, memang ada beberapa yang mengusulkan, tapi kita bicarakan nanti pada saat pembahasan APBD 2010", jelasnya.
Dalam pembahasan ini DPRD menyampaikan beberapa pertanyaan terhadap Nota APBD Perubahan 2009. Di antaranya pembangunan jalan Ipi-Tanjung Aru ke Lomu dengan anggaran Rp2,4 M, padahal sudah ada kesepakatan bahwa tidak ada pelaksanaan proyek fisik.
Di bidang kesehatan, khususnya mengenai belanja langsung di RSU Tanah Grogot dipertanyakan adanya penambahan dana sebesar Rp 7 M dari dana Rp 26 M menjadi Rp 34 M. Jugaa pengadaan perlengkapan kantor yang bertambah sekitar 100 persen dan bertambahnya dana pengadaan obat-obatan di Rumah Sakit Umum mencapai Rp 1,1 M lebih.
"Apakah mampu melaksanakan dengan sisa waktu yang sangat terbatas ini, belum lagi masa pelelangannya yang juga memakan waktu tidak sedikit," kata H. Amiruddin, anggota Badan Anggaran DPRD.
Hal lain yang dipertanyakan menyangkut dana bantuan hibah yang terdapat penambahan sebesar Rp 4,4 M yang masing-masing diperuntukkan kepada organisasi sosial sebesar Rp 2,2 M, organisasi pemuda Rp 90 juta dan olahraga Rp 575 juta. Jugaa terdapat penambahan biaya untuk organisasi keagamaan sebesar Rp 800 juta.(KaltimPost,30102009)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 6
|