 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Gawi Gata Ulun Bwe Wakili Kaltim ke Ajang Nasional |
| PASERKAB, 29-10-2009 00:00:00 WITA
PERGELARAN seni budaya masyarakat Paser di TMII Jakarta oleh Dinas Kebudayan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) diakui pengelola anjungan Daerah Kaltim TMII Faturrachman termegah dan termeriah di antara penampilan kabupaten/kota wilayah Kaltim selama ini.
"Penampilan Paser saya nilai sangat luar biasa. Selain yang ditampilkan berbeda, juga hiasa panggung sebagai pendukung pagelaran tersebut sangat unik karena merupakan bahan alam yang didatangkan dari Paser. Karena itu sangat wajar saya mengatakan Paser ini sangat luar biasa," tandas Fatur kepada Kadis Budparpora Abdul Azis Maulana didampingi Kabid Kebudayaan Yunus Abidin usai acara.
Atas prestasi yang juga disampaikan para duta besar tersebut, salah satu dari tiga tarian yang ditampilkan, akan mewakili Kaltim pada festival tari nasional menyambut HUT Taman Mini 2010 nanti. Tarian tersebut adalah tari Gawi Gata Ulun Bawe yang merupakan tarian pesisir yang menceriatakan suka cita wanita dalam kehidupan sehari-hari dalam mengerjakan pekerjaan rumah. Seperti menampi beras dan mencuci pakaian.
Pergelaran seni budaya yang dirangkai dengan pameran potensi daerah tersebut memang tak salah pengelola anjungan daerah TMII Kaltim dan termasuk duta besar dan tamu undangan lainnya menilai sangat meriah. Selain dihadiri hampir 400 undangan, ratusan pengunjung TMI juga tumpah ruah menyaksikan acara budaya Paser yang untuk pertamakalinya tampil. Diiringi kelompok pemusik binaan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), tetabuhan gendang bersama gambang dan gong serta petikan gambuas membahana mengisi anjungan Kaltim.
Setiap berakhirnya tarian-tarian tersebut, baik tari keraton berjudul Seleloi Ulet, tari Pedalaman Mamolio Olo Bulan serta tari Pesisir Gawi Gata Ulun Bawe yang dipersembahkan 13 penari dari sanggar tari Lenggang Taka dengan lincah serta gerak yang kompak seirama, selalu mendapat tepuk tangan riuh.
Begitupun saat parade pakaian adat Paser yang khusus ditampikan jajaran himpunan tata rias pengantin, semakin menambah suasana budaya Paser benar-benar hadir. Tak heran siang itu seolah memindahkan kampung di Paser ke TMII. Penonton memberikan apresiasi luar biasa atas pergelaran tersebut.(KaltimPost,28102009)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|