 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Enam Saksi Dimintai Keterangan |
| PASERKAB, 09-07-2009 00:00:00 WITA
Kapolres Paser AKBP Hery Sasongko memberi perhatian serius terhadap kasus kebakaran yang terjadi di Desa Batu Kajang Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Sabtu (4/7) sekitar pukul 11.15 Wita.
Musibah kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah, hingga menyebabkan 14 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 53 jiwa kehilangan tempat bernaung itu diduga bersumber dari warga yang nekat menyimpan bensin di rumahnya untuk di jual secara eceran.
"Dari pengakuan sejumlah saksi yang sudah diperiksa di Polsek Batu Kajang, disimpulkan kalau penyebab kebakaran itu bersumber dari bensin yang disimpan sembarangan di rumah warga yang sehari-hari diketahui menjual bensin eceran," jelas Kapolres didampingi Kapolsek Batu Kajang AKP Puji Purwanto.
Terhadap kejadian itu, Kapolres mengingatkan warga yang selama ini menjual bensin eceran agar tidak sembarangan menyimpan bensin. Terutama mereka yang menyimpan bensin cukup banyak, hendaknya disimpan di lokasi cukup jauh dari pemukiman.
"Kami menghargai segala usaha yang dilakukan warga untuk mendapatkan tambahan biaya hidup, tapi hendaknya usaha yang dilakukan itu tidak sampai menyebabkan kerugian pihak lain," kata Kapolres.
Menyinggung tindaklanjut dari kasus kebakaran yang menyebabkan kerugian materi mencapai Rp 500 juta itu, Kapolres mengaku, hingga saat ini sudah memanggil sedikitnya 6 warga untuk dimintai keterangan.
"Dari 6 saksi yang sudah kita mintai keterangan itu, salah satunya Darmawi yang sehari-hari sebagai pemilik bengkel sekaligus penjual bensin eceran di Batu Kajang," tambah Kapolres.
Seperti diwartakan, warga Batu Kajang Kecamatan Batu Sopang , Sabtu (4/7) sekitar puku l1.15 Wita siang dikagetkan dengan kebakaran. Musibah yang terjadi di kawasan Hotel Gren Batu Kajang tersebut, menyebabkan sejumlah rumah pribadi dan kos-kosan, termasuk warung maupun toko berubah jadi puing.
Menurut Camat Batu Sopang Amiruddin Ahmad, akibat peristiwa kebakaran tersebut, tercatat 14 Kepala Keluarga atau sedikitnya 53 jiwa kehilangan tempat tinggal.(KaltimPost,07072009)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 6
|