 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Mahasiswa KKN Jangan Bicara Politik |
| PASERKAB, 06-08-2009 00:00:00 WITA
Pembantu Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Muhammadiyah Tanah Grogot HM Mas?ud Leman mengingatkan mahasiswa yang melaksanakan kualiah kerja nyata (KKN) agar tidak sembarang bicara mengenai politik kepada media selama di lokasi KKN. Mahasiswa diarahkan untuk lebih fokus terhadap peningkatan SDM dan pertanian.
"Apabila mahasiswa ingin bicara di luar dari kedua topik tersebut, sebaiknya dikonfirmasi ke pihak kampus, melalui supervisor masing-masing,"kata Masud. Hal ini terkait dengan semakin dekatnya pemilihan bupati pada 2010. Pengaruh Pilkada sudah mulai terasa dari sekarang di media massa, terutama pada polling Pilkada Kaltim yang diterbitkan oleh Kaltim Post tiap hari.
Menurut Masud, hal ini penting disampaikan, mengingat di antara mahasiswa yang mengikuti KKN terdiri dari mahasiswa murni dan pegawai. Dampaknya akan sangat terlihat, baik kepada mahasiswa maupun terhadap lembaga pendidikan yang ditempati belajar.
Sementara itu Ketua STIPER Muhammadiyah Hari Siswanto mengingatkan agar mahasiswa menjaga nama baik almamater. "Lebih baik memberikan motivasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan, daripada melakukan hal-hal yang di luar dari wewenang dan tanggung jawab," terang Hari.
"Selain masalah politik, ada hal serius yang perlu diwaspadai yaitu isu pencurian dan perampokan yang lagi marak di berbagai tempat. Saya harap mahasiswa bisa menempatkan diri terhadap isu-isu sosial seperti ini," kata Hari, pada saat pelepasan KKN di halaman STIPER, Selasa (4/8) pagi.
Hari juga mengingatkan para mahasiswa agar berpakaian selayaknya mahasiswa dari perguruan Muhammadiyah. Sementara Bambang Purwanto yang menjadi salah satu supervisor secara tegas mengatakan, kalau ada mahasiswa yang melanggar aturan maka dia tidak akan ragu-ragu untuk memberikan nilai E.
Sebanyak 44 mahasiswa KKN disebar ke Dsa Muara Kuaro (Kecamatan Muara Komam), Lolo (Kuaro), Samuntai (Long Ikis), Damit (Pasir Belengkong) dan Rantau Panjang (Tanah Grogot).(KaltimPost,05082009)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 6
|