 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Pengembangan Potensi Pertanian Perlu Perhatian Besar |
| PASERKAB, 26-10-2009 00:00:00 WITA
Bupati Paser HM Ridwan Suwidi menegaskan, pengembangan sektor pertanian, khususnya padi masih sangat potensial dilaksanakan di Kabupaten Paser. Hal itu terkait masih banyaknya lahan potensial yang belum tergarap.
"Beberapa waktu lalu, saya bertemu pejabat Departemen Pertanian. Saya jelaskan Paser masih punya lahan yang cukup luas untuk dikembangkan. Untuk itu Pemkab Paser sangat berharap pemerintah pusat membuat satu kebijakan," kata bupati seputar kebijakan Pemkab meningkatkan sektor pertanian.
Berdasarkan data, dengan luas 11.603,94 kilometer persegi atau sekitar 4,73 persen dari luas wilayah Provinsi Kaltim, lahan yang potensial dikelola untuk lahan pertanian hanya mencapai 19.552 hektare. Sedangkan lahan fungsional hanya sekitar 5.899 hektare, dan lahan tidur mencapai 5.772 hektare.
Banyaknya lahan potensial di Kabupaten Paser yang belum tergarap pada dasarnya menjadi masalah nasional. Hal ini seiring adanya program pemerintah pusat pada bidang pertanian, yakni menuju sewasembada beras dalam rangka meningkatkan ekonomi rakyat Indonesai, khususnya petani.
"Keberhasilan pembangunan daerah yang kita cintai ini, khusus sektor pertanian dalam arti luas tentu sangat bergantung pada dedikasi dan komitmen kita semua. Tidak terkecuali peran serta masyarakat termasuk bantuan pusat melalui APBN dan APBD Provinsi," katanya.
Bupati mengaku optimismistis produksi padi akan terus meningkat. Hal ini dibuktikan dengan realisasi musim tanam 2006/2007, di mana luasan tanaman padi mencapai 14.004 hektare.
"Saat ini berbagai potensi SDA terus digali dan dipromosikan kepada investor. Salah satunya melakukan pencetakan sawah baru di sejumlah kecamatan. Bahkan sejak tahun 2005 sampai 2006 melaluai APBD II, APBD I dan APBN, pencetakan sawah baru telah mencapai 300 hektare yang lokasinya tersebar di sejumlah kecamatan. Sehingga tahun ini kita dapat mewujudkan swasembada beras seperti yang diprogramkan pemerintah pusat," jelasnya.(KaltimPost,24102009)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|