 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Terkendala Ganti Rugi Tanah |
| PASERKAB, 12-10-2009 00:00:00 WITA
DIHUBUNGI terpisah, Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Kabupaten Paser melalui Kepala Seksi Pembangunan Wilayah I Kamaluddin ST MT dan Kepala Seksi Pembangunan Wilayah II H Jurisa Fahrozi ST MM, mengakui kalau realisasi pekerjaan proyek pelebaran jalan di Muara Komam tersendat.
"Kami bisa memaklumi kalau ada reaksi dari warga Muara Komam, sebab kenyataannya memang seperti itu di lapangan. Namun, keterlambatan pihak pemborong dalam menyelesaikan pekerjaan proyek bukan semata-mata akibat kesalahan pemborong, tapi ada banyak faktor, termasuk proses ganti rugi tanah," ungkap Kamaluddin.
Bahkan, akibat panjangnya proses ganti rugi tanah, menyebabkan pihak pemborong, dalam hal ini PT Alam Baru Nan Permai (ABNP), terhambat melaksanakan pekerjaan di lapangan. Kondisi itu sempat berlarut-larut, hingga berdampak naiknya harga hotmix.
"Saat ini harga hotmix sudah mencapai Rp 2,8 juta. Padahal, dalam kontrak harga hotmix masih Rp 1,2 juta. Kenaikan harga yang begitu tinggi tentu saja menyulitkan pemborong untuk melanjutkan dan melaksanakan kegiatan di lapangan," jelas Kamaluddin.
Terhadap langkah-langkah yang ditempuh Dinas Bina Marga untuk menyelamatkan proyek tersebut, baik Kamaluddin maupun Jurisa mengatakan sudah tidak ada persoalan. Pasalnya, PT ABNP masih punya niat baik dan bertanggungjawab penuh untuk melanjutkan pekerjaan hingga proyek pembangunan jalur 2 di Kecamatan Muara Komam tersebut tuntas.
"Insya Allah, jika memang tidak ada kendala di lapangan, dalam Oktober 2009 ini, pemborong kerja lagi di lapangan. Sesuai dengan tahapan pekerjaan, maka ruas jalan yang sudah dipadatkan itu akan dilapisi hotmix," katanya.
Kesiapan kontraktor menghotmix ruas jalan dua jalur di Kecamatan Muara Komam itu, tambah Kamaluddin dibuktikan dengan adanya kesepakatan kerjasama dengan PT Fajar selaku perusahaan pemilik AMP di Kabupaten Paser.
"Mestinya minggu kedua Oktober ini sudah dihotmix, namun karena PT Fajar kebetulan lagi melaksanakan hotmix di wilayah perbatasan Kerang-Batu Licin, maka harus menunggu proyek tersebut selesai baru ke Muara Komam," jelas Kamaluddin seraya berharap dukungan masyarakat, sehingga pekerjaan proyek dua jalur di kecamatan tersebut bisa tuntas seperti yang diharapkan.(KaltimPost,10102009)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|