PASERKAB, 11-02-2012 11:21:04 WITA
Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar PT Kideco Jaya Agung (KJA) bekerja sama dengan ProVisi Education Jakarta.
Pelatihan yang diadakan selama dua hari itu diikutikepala sekolah dari 31 sekolah, yakni 2 sekolah model dan 29 sekolah imbas. “Pelatihan ini dimaksudkan bagaimana kepala sekolah sebagai top manager di dalam sekolah mengelola sistem manajemen sekolahnya dengan efektif dan efisien,” kata Juli Adrian, Senior Consultant dan External Relation Director ProVisi Educationyang juga sebagai pemandu acara pelatihan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Juli Adrian memperkenalkan Sistem Manajemen Sekolah atau yang biasa disebut SMS. Sistem ini adalah pedoman penyusunan kebijakan dan prosedur standar untuk sekolah. Peserta diajak berdiskusi mengenai pentingnya SMS bagi sebuah sekolah.
“Selain sebagai pedoman dalam pelaksanaan berbagai hal di sekolah, SMS juga menjamin keefektifan dan kejelasan pengelolaan sebuah sekolah. SMS yang memiliki 24 klausul ini haruslah sistematis dan menyeluruh, aplikatif atau mudah diterapkan, memiliki format standar, dan memiliki fleksibilitas tinggi untuk penyesuaian,” katanya.
Agar materi yang disampaikan benar-benar bisa dicerna, selanjutnya peserta diajak bekerja dalam kelompok untuk membuat kebijakan dan prodesur untuk beberapa klausul. Ada lima hal yang perlu diperhatikan dalam membuat kebijakan dan proseduritu, yaitu sasaran, ruang lingkup, kebijakan, prosedur, dan referensi.
Peserta tampak bersemangat bekerja dalam kelompok masing-masing. Apalagi, setelah selesai bekerja kelompok, selanjutnya peserta mempresentasikan hasil diskusinya di depan seluruh peserta lainnya. Pelatihan ditutup dengan menonton sebuah video yang membawa pesan tentang semangat untuk mencapai tujuan kemudian dilanjutkan dengan seremonial dan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada salah satu peserta.
Sementara, Manajemen CSR PTKideco Jaya Agung yang hadir dalam acara pembukaan berharap, dengan hadirnya Juli Adrian sebagai pemandu pelatihandiharapkan sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Paser yang sebelumnya sekolah biasa-biasa saja, bisa menjadi sekolah yang luar biasa.
“Saya yakin bahwa kepala sekolah sebagai presidensekolah tentu banyak menerima tantangan ketika menjalankan tugas, baik dari luar dan dalam sekolah. Oleh sebab itu, saya berharap dalam pelatihan ini peserta dapat mengetahui tips-tips dalam menghadapi globalisasi dunia pendidikan,” imbuhnya.
Dikirim oleh : (admin)
|