 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | DPRD Mulai Bahas 16 Raperda |
| PASERKAB, 19-02-2008 00:00:00 WITA
Enam belas Raperda kembali disiapkan untuk mendukung kebijakan yang akan dijalankan Pemerintah Kabupaten Paser. DPRD telah membentuk panitia khusus (Pansus) untuk melakukan pembahasan lebih mendalam. Menurut hemat Sekretaris DPRD (Sekwan) Paser Drs Idris HP MSi, enam belas Raperda yang diajukan Pemkab Paser di penghujung tahun 2007 lalu telah mulai dibahas oleh Pansus DPRD Paser.
?Pansus perlu dibentuk untuk kelancaran dan efktifitas dalam setiap tahapan. Pansus bertugas mengkaji, mempelajaroi dan membahs Raperda yang telah diusulkan,? kata Idris.
Adapun ke-16 Raperda tersebut dibagi dalam tiga Pansus. Pansus I akan membahas Raperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Paser, Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan empat Raperda terkait pemekaran kecamatan.
?Pansus I dikoordinatori oleh HM Mardikansyah dengan jumlah anggota delapan orang. Koordinator Pansus II adalah H Azhar Bahruddin, sedangkan Pansus III dikoordinasi oleh Hermanto Kewot,? ungkap Idris.
Pansus II sendiri akan membahas lima Raperda meliputi Pengelolaan Barang Milik Daerah, Pelaksanaan Kerjasama Antar Desa, Tata Cara Penyerahan Urusan Pemerintahan Daerah Kepada Desa, Lembaga Musyawarah Desa, serta Raperda Pembentukan,Penghapusan, Penggabungan Desa dan Perubahan Status Desa menjadi Kelurahan.
?Sedangkan Pansus III membahas Raperda Kawasan Pembangunan Pedesaan, Pedoman Pembentukan dan Penyusunan Paraturan Desa, Raperda Perangkat Desa, Raperda Pembentukan Badan Usaha Milik Desa dan Raperda Retribusi Pelayanan Penyedotan Tinja,? urai Idris.
Untuk mendapatkan hasil optimal, setiap Pansus melakukan beberapa kajian dengan melibatkan berbagai dinas instansi terkait di dalamnya. Selain itu Pansus juga melakukan kunjungan langsung ke berbagai daerah berkaitan dengan pembahasan yang dilakukan. Dengan melihat langsung kebijakan yang telah dilakukan daerah lainnya, dapat diketahui perkembangan dan dampaknya bila di terapkan di Paser. (Korankaltim,19022008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 8
|