 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 1 Kali |
|
|
 | Warga Prihatinkan Ulah Waria |
| PASERKAB, 27-02-2008 00:00:00 WITA
Keberadaan sejumlah waria atau yang akrab dengan panggilan bencong setiap malam hingga dinihari ?mejeng? di kawasan Tepian Kandilo Tanah Grogot mengundang keprihatinan berbagai kalangan di ibukota kabupaten paling selatan di wilayah Provinsi Kaltim tersebut.
Pasalnya, saat "mejeng" di kawasan tepian itu, para waria tersebut tidak hanya tampil dengan mengenakan pakaian cukup seksi dan menor layaknya wanita sungguhan, tapi juga mengajak sejumlah remaja atau anak baru gede (ABG) untuk bersama-sama minum minuman yang mengandung alkohol.
"Hampir setiap malam para bencong dan sejumlah ABG itu terlihat pesta miras di lokasi tepian. Meski para ABG yang ikut pesta miras bersama bencong itu bukan anak atau kerabat kami, namun terus terang kami jadi risi dan sangat prihatin melihat pemandangan seperti itu berlangsung di tempat umum," ungkap warga Tanah Grogot melalui SMS ke kolom Kring Pak Bupati.
Melalui nomor handphone 087812137007, warga tadi berharap aparat penertiban didukung aparat kepolisian agar segera mengambil langkah tegas dengan secepatnya melaksanakan operasi penertiban terhadap para waria, termasuk oknum remaja atau ABG yang masih berkeliaran di atas jam 00.00 Wita.
"Kepada kaum waria lainnya yang ada di Tanah Grogot, kami berharap agar bisa menegur atau mengingatkan teman-temannya yang suka berkeliaran atau mejeng di kawasan tepian setiap malam agar tidak usil dan suka berbuat hal-hal yang bisa mengganggu ketenangan orang lain," harapnya.
Harapan senada juga disampaikan warga pemilik nomor handphone 085247868830. Melalui SMS ke kolom Kring Pak Bupati, warga yang mengaku setiap malam mencari nafkah dengan cara berjualan pakai rombong di lokasi tepian itu secara khusus meminta kepada Bupati HM Ridwan Suwidi agar segera menurunkan aparatnya menertibkan oknum waria dan sejumlah remaja nekat yang setiap malam beraksi di kawasan tepian.
"Kepada yang terhormat Bapak Ridwan Suwidi, kami sebagai masyarakat pinggiran Sungai Kandilo sangat terganggu dengan aksi para waria yang selalu mengundang para remaja yang masih dibawah umur berpesta miras pada saat malam hari. Mereka sangat meresahkan kami selaku pedagang (rombong) karena sering mabuk sehingga ulahnya tidak terkontrol,"lapor warga tadi.(KaltimPost,27022008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA :
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|