 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 1 Kali |
|
|
 | Jalan Negara Makin Parah |
| PASERKAB, 12-03-2008 00:00:00 WITA
Kondisi ruas jalan negara melalui Kerang Dayu-Batu Licin benar-benar sangat mengkhawatirkan. Terutama di lokasi kilometer 56 dari Tanah Grogot atau tepatnya di kawasan Jembatan Kerang, kondisi bahu jalan yang ada sudah separo anjlok.
"Apalagi saat ini lagi musim hujan, maka bisa dipastikan bahu jalan yang ada terus mengalami penurunan. Jika kondisi itu hanya dibiarkan saja, tanpa sedikitpun ada upaya penanganan dari pihak terkait, maka tunggu saja, arus transportasi Kaltim-Kalsel melalui Kerang Dayu-Batu Licin pasti putus total," ungkap Ketua Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Batu Engau, Khairullah yang secara khusus bertandang ke Redaksi Kaltim Post Perwakilan Tanah Grogot guna melaporkan kondisi ruas jalan negara yang ada di wilayah Kecamatan Batu Engau, Selasa (11/3) kemarin.
Menurut Khairullah, kerusakan pada ruas jalan negara itu sebetulnya sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, sudah berulangkali dipublikasikan melalui surat kabar Kaltim Post. Namun anehnya, sampai saat ini belum juga mendapatkan perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.
"Jangankan dibenahi, ditinjau saja oleh Dinas PU dan Kimpraswil Kaltim selaku instansi berwenang, sampai sekarang belum pernah. Padahal, kerusakan yang terjadi di lokasi saat ini, benar-benar sudah dalam tahap yang mengkhawatirkan, sehingga sudah seharusnya segera dibenahi," tambah Khairullah berharap.
Dijelaskan, akibat kerusakan ruas jalan tersebut, sempat beberapakali terjadi musibah kecelakaan lalulintas, akibat mobil yang lewat terperosok ke dalam lubang yang cukup dalam di lokasi jalan rusak tersebut.
Terhadap kenyataan itu, Khairullah sangat berharap agar Dinas PU dan Kimpraswil Kaltim segera menurunkan tim dan selanjutnya melakukan action di lapangan, sehingga kerusakan yang terjadi di lokasi saat ini tidak sampai makin parah yang buntutnya bisa memutuskan arus transportasi Kaltim-Kalsel melalui Kerang Dayu-Batu Licin.
"Paling tidak hal yang sangat mendesak yang perlu ditangani adalah melakukan penimbunan atau urukan terhadap lobang yang ada akibat bahu jalan yang ada anjlok sekian dalamnya, sehingga arus transportasi bisa lebih lancar dan kekhawatiran warga, terutama para sopir angkutan umum bisa segera berakhir," harapnya.(KaltimPost,12032008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 5
|