 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Azhar: Semua Pihak Perlu Cari Solusi |
| PASERKAB, 13-03-2008 00:00:00 WITA
Dalam memacu pembangunan infrastruktur di daerahnya, Pemerintah Kabupaten Paser acap kali dihadapkan pada kendala pembebasan lahan. Beberapa proyek praktis jalan di tempat lantaran belum adanya kepastian pembebasan lahan. Melihat kenyataan itu sebagian anggota DPRD setempat pesimis pembangunan di Paser dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.
Menyikapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Paser Drs H Azhar Bahruddin MAP mengajak semua pihak terkait untuk memikirkan jalan keluarnya. ?Saya berpikirnya mari kita cari jalan keluarnya. Tidak mencari siapa yang salah atau siapa yang benar,? ujarnya.
Terkait hal itu menurutnya terdapat kebijakan atau hal-hal yang sebenarnya perlu diperhatikan di luar koridor aturan. Kebijakan yang mana dianggap berpihak kepada masyarakat. ?Apalagi sekarang ini kan yang namanya bupati bukan jabatan karir tetapi jabatan politis. Artinya hal-hal politis itu kan tidak mesti dua kali 24, bisa saja dua kali 25. Tapi intinya untuk kepentingan bersama,? lanjutnya.
Untuk mencapai itu semua, menurut Azhar Bahruddin tidak seluruhnya harus mengikuti aturan yang sebenarnya. ?Sepanjang kebijakan itu demi kepentingan kita semua, mengapa tidak? Why not?. Saya berpikirnya ke arah situ,? tegasnya.
Selain berpikir secara konsepsional juga harus berpikir kondisional. Dikatakannya bahwa negara ini dibangun tidak hanya dengan dengan konsep tetapi juga dengan hal-hal yang sifatnya kondisional. Aturan tetap diberlakukan tetapi kebijakan juga tetap diperlukan. ?Tuhan saja membuat aturan ada kebijakannya, kan begitu! Aturannya ada tapi kebijakan juga tidak bisa ditinggal. Sebab aturan dengan kondisi di lapangan kadang-kadang situasinya berbeda,? sambatnya.
Dalam hal pembebasan lahan, dirinya berpendapat harus memerhatikan nilai jual obyek pajak (NJOP) yang berlaku. Tetapi di sisi lain, masyarakat juga memerlukan kebijakan-kebijakan. Untuk lebih dapat meminimalisir persoalan pembebasan lahan itu, Azhar Bahruddin menaruh harapan kepada kinerja tim pembebasan tanah bentukan Pemkab Paser. ?Dengan pembentukan tim itu kita harapkan permasalahan yang selama ini kita lihatr menjadi kendala dapat diminimalisir dengan kinerja yang sistematis. Mulai dari sosialiasi maksud dan tujuannya, sampai kepada kepentingan dan manfaat untuk masyarakat,? tutupnya.(KoranKaltim,13032008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA :
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|