Raskin Harus Tepat Sasaran | |||||||||||
Bupati Paser HM Ridwan Suwidi berharap penyaluran beras miskin (raskin) kepada masyarakat yang berhak menerimanya untuk tahun 2009 ini benar-benar dapat dilaksanakan dengan baik, yakni selain tepat sasaran, juga harga jual beras benar-benar sesuai harga yang ditetapkan, yakni sebesar Rp1.600 perkilogram. Hal ini ditegaskan Bupati dihadapan camat se-Kabupaten Paser dalam rapat koordinasi pemantapan penyaluran beras raskin yang dipimpin Asisten II Herawati serta dihadiri jajaran Bulog serta kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) di ruang Rapat Sadurangas Kantor Bupati Paser, Jumat (22/5) pekan kemarin. Menurut Ridwan, pemerintah daerah akan menyertakan tim pengawas sebagai kontrol dalam penyalurannya, yakni petugas pendamping badan usaha milik desa atau Bandes. Jumlah petugas Bandes yang akan mengawasi sebanyak 60 orang. Dimulakan tahun ini, petugas Bandes melalui kantor PMD akan ditempatkan disejumlah desa diwilayah Kabupaten Paser. "Mereka inilah yang akan mengawasi penyaluran raskin ini," tandas Bupati Ridwan. Selama ini menurut dia, cenderung penyaluran raskin selalu bermasalah karena ketidak beresan data penerima dan sistem penyalurannya. "Saya tidak mau lagi dengar ada masalah. Karena itu, dalam dua hari ini semua camat harus melakukan inventarisasi kembali data-data penerima. Karena kabarnya ada tambahan lagi," kata Ridwan kepada para camat. Ia kembali menegaskan tak mau lagi ada laporan beras raskin di jual diluar ketentuan atau melebihi harga Rp1600 perkilogramnya serta ada warga yang terdaftar tapi tak menerima. Menyangkut biaya angkutan ke desa-desa dan biaya penyaluran petugas, pemerintah akan merelokasikan dana penyaluran sesuai jarak masing-masing desa. "Menurut saya seharusnya tidak ada masalah, Bulog mendistribusikan hingga ke ibu kota kecamatan. Sementara untuk distribusi ke desa-desa dananya kita siapkan. Yang jelas, sepanjang ada kemauan yang tulus dan kerjasama yang baik seluruh aparat yang terlibat, Insyaallah penyaluran raskin ini tidak pernah ada masalah," ucap Bupati. Sedangkan menyangkut tambahan data yang berpengaruh terhadap jumlah beras raskin untuk penyalurahn tahun ini, Bupati berharap Bulog untuk segera melaporkan ke tingkat provinsi hingga pusat, sehingga kekurangannya dapat segera ditambah, dan semua warga yang memang benar-benar berhak, akan menerima beras raskin ini dengan harga Rp1600 perkilogramnya.(KaltimPost,25052009) Dikirim oleh : (administrator) | |||||||||||
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
