 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 1 Kali |
|
|
 | Pembangunan Kantor Disperindag Belum Tuntas |
| PASERKAB, 00-00-0000 00:00:00 WITA
Meski proyek pembangunan Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Paser, mulai dikerjakan sejak tahun 2006, tetapi sampai sekarang masih ada pekerjaan yang belum diselesaikan.
Menurut seorang pegawai Disperindagkop, pekerjaan yang disisakan oleh kontraktor itu seharusnya sekarang sudah menjadi bagian dari Kantor Disperindagkop. Namun karena dilarang oleh warga yang mengklaim lahan itu sebagai miliknya, sehingga kontraktor tidak berani melanjutkan pekerjaan.
"Rencananya, jika sudah selesai dikerjakan, maka bangunan itu akan dijadikan kantor yang mengurus masalah perdagangan, bagian dari Disperindagkop. Karena kantor yang ditempati unit perdagangan sekarang sudah tidak layak lagi, sudah banyak yang lapuk," ungkapnya.
Berdasarkan pantaun Tribun, Kantor Disperindagkop yang baru berbentuk huruf L, sedangkan bagian yang belum selesai dikerjakan CV Reval berada pada sisi puncak huruf itu. Bahan-bahan bangunan berupa pasir, besi dan bata banyak menumpuk di sekitar bangunan yang belum selesai.
Sedangkan di bagian dalam bangunan yang belum jadi ditumbuhi tanaman liar, bahkan dari dinding bata yang baru berdiri separuhnya terlihat pohon pisang setinggi orang dewasa. Sebaliknya, bangunan di sampingnya sudah berdiri kokoh, tetapi juga belum bisa selesaikan secara sempurna.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Kimbangwil Paser Drs Hatta Bul Hidayat mengatakan, pihak kontraktor sudah berusaha menyelesaikan pekerjaannya, tetapi karena dilarang warga, sehingga kontraktor belum bisa menyelesaikan pekerjaannya.
"Ada warga yang mengklaim tanah di Disperindagkop, sebagian kecil saja, tetapi tanah yang diklaim itu berada di atas bangunan yang belum selesai. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kontraktor pun mengalah dan tidak menyelesaikan pekerjaan mereka. Proyek itu senilai Rp 491,8 juta, tetapi nantinya akan dibayar sesuai dengan apa yang mereka kerjakan," kata Hatta Bul.(TrinKaltim,14032008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 10
|