 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 1 Kali |
|
|
 | Bambang: Bupati Minta Utamakan Pelayanan |
| PASERKAB, 15-03-2008 00:00:00 WITA
Bupati Paser HM Ridwan Suwidi menurut Kepala Bagian Humas Setda Paser Bambang Abdul Haliq SKom MAP, akan secepatnya mengambil langkah- langkah yang diperlukan untuk menanggapi tuntutan 24 pegawai Dinas Kependudukan (Disduk) Paser.
"Saya sudah menghadap Bupati dan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Drs H Helmy Lathyf. Jadi, terkait dengan tuntutan 24 pegawai Disduk itu, beliau akan secepatnya mengambil langkah- langkah yang diperlukan untuk menjawab tuntutan mereka," kata Bambang di ruang rapat Sekkab, Jumat (14/3).
Untuk menyelesaikan masalah ini, lanjut Bambang, pemkab juga harus mendapat penjelasan dari pihak yang dituntut, bukan dari pihak pegawai saja. Oleh karena itu, bupati mungkin akan menugaskan Badan Pengawas Kabupaten (Bawaskab) untuk menangani masalah ini secara khusus.
"Laporan/tuntutan kan baru sepihak, jadi perlu kita cross check lagi kepada yang bersangkutan, benar tidak? Nah, siapa yang akan ditugaskan Pak Bupati untuk menangani masalah ini, kita belum tahu, tetapi biasanya tugas-tugas seperti ini dilaksanakan oleh Bawaskab atau bisa juga dengan langkah lainnya," jelasnya.
Terkait dengan pelayanan masyarakat, tambah Bambang, bupati berpesan agar seluruh pegawai Disduk tetap bekerja sesuai tugas dan fungsinya. Artinya, bupati tidak mengharapkan polemik di internal Disduk ini menyebabkan pelayanan kepada masyarakat terganggu.
Sedangkan mengenai usulan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Paser agar yang bersangkutan dijadikan staf ahli bupati, menurut Bambang belum bisa diterapkan karena draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) baru digodok di internal Pemkab Paser.
Seperti diberitakan, 24 dari 32 pegawai Disduk menuntut Kadisduk Paser Drs H Abdul Azis Muhaji MAP dipindahkan dari Kantor Disduk. Tuntutan itu mereka tuangkan dalam surat pernyataan yang dialamatkan kepada Bupati dan Sekkab Paser. Jika Azis tidak dipindahkan, maka para pegawai berharap dimutasi dari Disduk.
Sementara itu, Kadisduk Paser Drs H Azis Muhaji MAP mengatakan permasalahan ini sudah diserahkan kepada bupati. Sedangkan mengenai tuntutan 24 pegawai Disduk, ia tidak berminat untuk menanggapinya. (aas)
Syamsir: Belum Bisa Diterapkan
KEPALA Bagian Organisasi Setda Paser Ir H Syamsir Artha Msi saat mendampingi Kabag Humas dan Penerangan Bambang Abdul Haliq, membenarkan draft Raperda tentang Organisasi Perangkat Daerah masih digodok, sehingga usulan sejumlah pejabat itu secara formal belum bisa diterapkan.
"Peraturan Pemerintah (PP) 41/2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah memberikan peluang kepada daerah untuk mengangkat staf ahli bupati dengan jabatan eselon IIB. Namun sebelum Perda Organisasi Perangkat Daerah disahkan, maka secara formal belum bisa diterapkan," kata Syamsir.
Jabatan staf ahli dulu memang ada, lanjut Syamsir, tetapi statusnya non job atau tidak ada eselon, sehingga dia tidak dapat tunjangan jabatan. Jika sudah begitu, maka nuansanya dia dihukum, sedangkan sebuah hukuman baru bisa diterapkan apabila ada bukti. Seperti diamanatkan PP 30/1980 tentang Disiplin PNS.
Sebaliknya, staf ahli yang diatur PP 41/2007 mendapat tunjangan sama dengan pejabat eselon II, menduduki jabatan struktural dan sewaktu-waktu bisa menjabat sebagai kepala dinas atau asisten. Jadi, jika eselon III yang diangkat menjadi staf ahli, itu berarti dia dipromosikan ke eselon II, bedanya dia bekerja sendiri dan tidak mengelola anggaran.(TribunKaltim,15032008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|