 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 1 Kali |
|
|
 | Sektor Pertanian Terus Digenjot |
| PASERKAB, 00-00-0000 00:00:00 WITA
Hingga kini, Paser memang baru mampu memproduksi 2.600 ton beras atau sekitar 12,78 persen dari kebutuhan konsumsi beras yang mencapai 20.800 ton. Namun demikian, dengan antusias yang tinggi masyaralat petani di kabupaten paling selatan di provinsi Kaltim ini, pemerintah daerah terus menggenjot sektor produksi pertanian.
Melalui dukungan yang besar dari masyarakat, Bupati Ridwan Suwidi yakin daerahnya akan menjadi lumbung padi di Provinsi Kaltim, dan hal ini cukup beralasan jika tinjau dari aspek ekonomi. Pasalnya, meskipun saat ini Kabupaten Paser masih didominasi oleh kegiatan pertambangan yang bersifat tidak terbarukan, yakni lebih dari 50 persen dari total PDRB daerah, kenyataannya disisi lain sumber daya pertanian sangat besar, dimana penggunaan lahan untuk sawah saat ini mencapai 30.000 hektare dengan jumlah penduduk yang bekerja di sektor pertanian lebih dari 50 persen.
Karena itu menurut bupati, ke depan dituntut arah pembangunan yang mempertimbangkan pengunaan sumber daya lokal yang memberikan efek ganda yang besar menyerap tenaga kerja, peningkatan pendapatan dan didukung ketersediaan sumber daya yang berkelanjutan.
Hal ini sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan, yakni mempertimbangkan dukungan sosial, ekonomi dan lingkungan. “Dengan prinsip dasar demikian, maka sektor pertanian dalam arti luas, yakni tanaman pangan, perkebunan, peternakan dan perikanan adalah sektor yang harus didorong untuk berkembang, dimana secara bertahap bisa menggantikan peran sektor pertambangan,� katanya.
Peran sektor pertanian diharapkan dapat memberikan andil yang besar dalam pembentukan fondasi daerah yang kuat melalui keterlibatan masyarakat/ rakyat kecil dengan berciri ekonomi kerakyatan, yaitu dengan mengembangkan pendekatan pembangunan yang melibatkan kerjasama antara pemerintah, swasta dan masyarakat setempat dalam bentuk pengelolaan secara bersama berbasis masyarakat sehingga dapat menggerakkan ekonomi riil daerah yang dinamis.(KoranKaltim,20032008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 8
|