| PASERKAB, 16-05-2008 00:00:00 WITA
Anggota DPRD Paser H Suhaimi Abdullah SH, pada Selasa (22/4) silam, melaksanakan reses ke Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau. Ketika memasuki wilayah Kecamatan Paser Belengkong mobil yang ditumpangi mulai terasa bergoyang, bahkan kondisinya semakin parah setelah memasuki wilayah Kecamatan Batu Engau.
Kondisi badan jalan di dekat jembatan Desa Kerang, hampir separuh badan jalan runtuh. Akibatnya, di titik jalan yang rusak itu tidak bisa dilalui secara bersamaan. "Untuk kendaraan roda dua masih bisa, tapi kalau sama-sama roda empat tidak bisa, salah satu harus mengalah setelah itu baru kita lewat," kata Suhaimi, Kamis (15/5).
Menurut Suhaimi, ia tidak bisa membayangkan warga yang melakukan perjalanan di malam hari, sebab tidak ada lampu penerangan jalan. Apalagi di titik-titik jalan yang amblas itu sama sekali tidak diberi tanda peringatan, sehingga para pengendara harus berhati-hati.
"Tidak ada rambu-rambu peringatan agar pengendara berhati-hati, padahal kerusakan jalan cukup parah, hampir separuh badan jalan longsor, jadi jangan coba-coba membawa mobil sejenis sedan," tambahnya.
Oleh karena itu, lanjut Suhaimi, wajar apabila masyarakat Kecamatan Batu Engau mengeluhkan kerusakan jalan itu pada saat reses di Balai Kecamatan Batu Engau. Pasalnya, perbaikan jalan tersebut sudah lama diusulkan, tetapi belum juga mendapat perhatian.
Di sisi lain tambah Suhaimi, kerusakan jalan akan semakin cepat terjadi apabila dilewati kendaraan-kendaraan bermuatan berat atau di atas kemampuan jalan itu. Seperti, truk-truk memuat kelapa sawit secara berlebihan. (aas)
Sudah Ditender
TERPISAH, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Kimbangwil Paser Drs M Hatta Bul Hidayat Msi mengatakan, jalan Pasir Belengkong-Batu Engau merupakan jalan provinsi, sehingga pemeliharaan tersebut merupakan kewenangan Pemprov Kaltim.
"Ruas jalan Pasir Belengkong-Batu Engau memang banyak yang rusak, namun karena jalan provinsi, kondisi ini sudah kita laporkan kepada DPU Kaltim. Menurut kabar yang saya terima, proyek pemeliharaan jalan tersebut sudah ditender, mudah-mudahan bisa cepat dilaksanakan," kata Hatta Bul.
Selain itu, Hatta Bul juga mengakui masih banyak jalan desa yang membutuhkan perhatian, tetapi ketika ditanya proyek pelebaran Jalan Ahmad Yani Tanah Grogot, Hatta mengatakan proyek tersebut terkait dengan penataan kota.(TribunKaltim,15052008)
Dikirim oleh : (administrator)
|