Harga Sembako Naik Bertahap | |||||||||||
Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Tanah Grogot dalam pekan ini terus mengalami kenaikan. Bahkan, kenaikan bahan pokok tersebut sudah terjadi menyusul rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) baru-baru ini. Kenaikan hargabtersebut tidak hanya terjadi di Pasar Induk Senaken Tanah Grogot, tetapi hampir merata di pasar-pasar kecamatan di luar ibu kota kabupaten. Jenis-jenis bahan pokok yang mengalami kenaikan saat ini diantaranya bawang merah yang sebelumnya perkilogram Rp 18 ribu, kini menjadi Rp 19 ribu dan kacang hijau dari Rp7.500 perkilo naik menjadi Rp9 ribu perkilo. Begitu pula telur ayam broiler saat ini harganya sudah mencapai Rp 15 ribu perkilogram. Hal yang sama juga terjadi cabe merah dari Rp 20 ribu menjadi Rp 30 ribu dan cabe besar tiung dari Rp 20 ribu menjadi Rp25 ribu. Sedangkan harga daging sapi murni Rp 70 ribu/kg, daging ayam broiler Rp16 ribu dan daging ayam kampung Rp 30 ribu. Selanjutnya beras, minyak goreng dan barang lainnya, saat ini mengalami kenaikan. Namun, kenaikan harga itu menurut sejumlah pedagang yang ditemui media ini di Pasar Induk Senaken Tanah Grogot, secara bertahap. Mengenai kenaikan harga tersebut, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) melalui Kasi Pengadaan dan Penyaluran, Zainuddin SE, terjadi sejak isu BBM akan naik. Namun kenaikan harga tersebut lanjutnya masih dalam batas wajar. "Setelah diumumkannya kenaikan BBM, sejumlah bahan pokok langsung naik. Namun kenaikan tersebut masih sangat wajar karena tidak begitu besar dan tidak terjadi pada semua bahan pokok," jelasnya saat ditemui Kamis (29/5) kemarin. (KaltimPost,30052008) Dikirim oleh : (administrator) | |||||||||||
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
