 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Disdik Proyeksikan 4 SMP |
| PASERKAB, 07-06-2008 00:00:00 WITA
Empat sekolah lanjutan pertama atau SMP Negeri di Kota Tanah Grogot yaitu SMP 1, SMP 2, SMP 4, dan SMP 5 diproyeksikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Paser untuk menjadi sekolah dengan Standar Nasional dan Sekolah Berbasis Internasional (SN-SBI).
Sehubungan kebijakan itu, maka Dinas Pendidikan menyarankan kepada para kepala sekolah (Kepsek) dan guru dari empat SMP itu melakukan langkah-langkah strategis yang dapat membantu sekolahnya bisa ditetepkan menjadi SN-SBI.
Kebijakan ini diambil Pemkab Paser melalui Dinas Pendidikan untuk menjawab kritikan dan tuntutan masyarakat serta orangtua siswa yang menginginkan pendidikan yang terbaik untuk putra-putrinya.
?Pemerintah meyakini bahwa kebijakan mengalokasikan dana 20 persen APBD untuk pendidikan yang juga diikuti oleh jenis bantuan lain dengan implementasi berbeda masih belum cukup untuk menciptakan alumni pendidikan dasar yang berkualitas dan siap bersaing untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah menengah,? kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Paser melalui Kasubdin Pengajaran M Sabir, Rabu (4/6).
Selanjutnya dikatakan, kepala sekolah harus bisa menjawab tantangan ini dengan berani melakukan terobosan dan improvisasi. ?Biar masyarakat bisa menilai, sekolah mana yang betul-betul memiliki karakter dan visi-misi untuk maju,? lanjut Sabir saat memberikan sambutan pada acara perpisahan yang dilaksanakan oleh SMPN 4 Tanah Grogot, yang berlangsung di gedung Awa Mangkuruku.
Dinas Pendidikan sudah menyatakan siap membantu sekolah-sekolah tersebut, mestinya para warga sekolah bisa melakukan tindak lanjut, karena ini juga untuk kebaikan mereka. SMP yang berkualitas adalah SMP yang tidak saja mampu memberikan pengetahuan akademik kepada para siswanya, namun bisa membantu orangtua siswa mendeteksi bakat dan kemampuan dasar anak-anaknya, sehingga setelah tamat SMP, orangtua bisa mengarahkan anak-anaknya untuk memilih pendidikan yang tepat. ?Saat tamat SMP merupakan masa yang krusial bagi anak-anak. Pada saat ini orangtua harus bisa menentukan pilihan yang tepat,? katanya.
Menurut Sabir, tiga tahun berikutnya di sekolah menengah, baik di SMA maupun SMK merupakan pemantapan untuk menentukan masa depan para siswa, oleh sebab itu mereka tidak boleh salah memilih.
?Kalau anak-anak memiliki kecenderungan untuk berwiraswasta, ada baiknya alumni SMP masuk SMK. Namun bila mereka mau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maka orangtua mestinya berpikir untuk memasukkan putra-putrinya ke SMA,? lanjutnya. (KaltimPost, 07062008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 6
|