 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Kotoran Sapi Bahan Baku Biogas |
| PASERKAB, 07-06-2008 00:00:00 WITA
Dalam waktu dekat ini, Pemkab Paser melalui Dinas Peternakan Kabupaten Paser akan mengembangkan energi alternatif pengganti Bahan Bakar Minyak (BBM). Pasalnya, biogas yang dihasilkan dari kotoran sapi ini bisa digunakan untuk memasak, bahkan untuk energi listrik.
Selain mendapat dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Paser 2008, pengembangan energi alternatif ini menurut Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Paser Ir H Asmuni Samad Msi, juga didukung oleh Pemprov Kaltim dan pemerintah pusat. Ini memungkinkan pengembangan energi alternatif di Paser bisa dilakukan secara massal.
"Kebetulan kita mendapat bantuan dari APBD Provinsi Kaltim sebanyak lima unit instalasi biogas, terus dari pusat sebanyak dua unit. Nah, khusus dari APBD Paser mau kita revisi dulu, kita akan memilih teknologi pembangunan instalasi biogas yang murah, sehingga bisa kita dikembangkan secara massal," kata Asmuni.
Apalagi, lanjut Asmuni, majalah bulanan yang khusus mengupas bidang pertanian dan perternakan memuat artikel pembangunan instalasi biogas yang jauh lebih murah, yakni Rp 500.000/unit. Meski cuma bertahan sekitar tiga tahun, tetapi instalasi ini sudah cukup untuk mensosialisasikan manfaat biogas kepada masyarakat.
"Sebenarnya Pemkab ingin memberikan yang terbaik, tapi masih banyak masyarakat kita yang belum memahami manfaat biogas. Jadi, masyarakat kita motivasi dulu, jika mereka sudah merasakan besarnya manfaat biogas, tentunya Pemkab sudah pasti akan mendukung keinginan masyarakat untuk dibangunkan lagi instalasi biogas yang lebih baik," ungkapnya.
Syarat utama untuk mendapatkan instalasi biogas menurut Asmuni, harus memiliki lima ekor ternak sapi agar kebutuhan bahan baku biogas selalu terpenuhi. Mengapa? Karena digester (tabung berbentuk kubah) yang menjadi tempat fermentasi kotoran sapi selalu bekerja, dan sudah melepaskan gas metan keluar dari saluran pembuangan, sehingga tempatnya harus diisi oleh kotoran sapi yang baru.
"Instalasi biogas yang memanfaatkan kotoran sapi menjadi energi sudah diterapkan oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) kita di Desa Suliliran Baru, Kecamatan Pasir Belengkong. Dan keberhasilan ini kita promosikan pada peringatan Pekan Lingkungan Hidup di Jakarta," tambahnya. (TribunKaltim, 07062008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|