| PASERKAB, 11-06-2008 00:00:00 WITA
Berbagai program dilakukan Pemerintah Kabupaten Paser untuk meningkatkan derajat ekonomi masyarakat, khususnya di pedesaan. Salah satunya, menggalakkan potensi di pedesaan, melalui sektor perkebunan, pertanian, perikanan, maupun peternakan.
Program yang menjadi prioritas pembangunan tahun 2008 dalam upaya mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan rakyat Kabupaten Paser, salah satunya, pogram revitalisasi perkebunan seluas 30 ribu hektare yang terdiri atas 20 ribu hektare kebun sawit dan 10 ribu hektare kebun karet.
Selain itu, program percetakan sawah seluas 700 hektare dan pembangunan tempat penunjang pembibitan dan produktivitas ternak seluas 100 hektare. Bahkan, anggaran tahun ini, untuk sektor pembangunan pertanian dalam arti luas, mencapai Rp 38 miliar lebih atau mencapai 3,29 persen dari total belanja tahun 2008.
"Harapan kita, melalui alokasi yang cukup besar pada tahun anggaran 2008 ini, baik perkebunan maupun semua sektor petanian dalam arti luas semakin bergairah. Artinya, dengan program-program pertanian ini, yang tujuannya untuk kemakmuran rakyat, dapat dirasakan secara nyata," kata Bupati Ridwan Suwidi dalam satu kesempatan kepada koran ini.
Melalui program dimaksud, menurut bupati, baik pada sektor perkebunan maupun pertanian, peternakan dan perikanan akan membawa kesejahteraan petani. "Dengan program ini, tidak ada lagi masyarakat kita yang menjadi penonton. Saat ini, masih cukup banyak warga kita yang tidak mempunyai lahan. Mereka hanya sebagai pesuruh. Karena itu, melalui program ini, insya Allah, apa yang kita cita-citakan dapat tercapai, yakni mengangkat derajat kehidupan dan ekonomi warga kita yang masih tertinggal," jelasnya.
Untuk diketahui, anggaran 2008 ini untuk urusan pertanian yang diselenggarakan tiga satuan perangkat daerah, yakni Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Dinas Peternakan dan Dinas Perkebunan, total belanja yang dialokasikan mencapai Rp 15,60 miliar lebih yang terdiri atas belanja tidak langsung sebesar Rp 4,21 miliar lebih dan belanja langsung Rp 11,39 miliar lebih.
Program-program yang akan dilaksanakan, urusan Pertanian dan Tanaman Pangan, di antaranya melalui program peningkatan kesejahteraan petani, peningkatan ketahanan pangan, peningkatan pemasaran hasil produksi pertanian, peningkatan penerapan teknologi pertanian, peningkatan produksi pertanian, dan program pemberdayaan penyuluh pertanian.
Sedangkan, urusan peternakan, meliputi program pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak, peningkatan produksi hasil peternakan, pembangunan ranch ternak sapi 100 hektare, peningkatan pemasaran hasil produksi peternakan, dan program peningkatan penerapan teknologi peternakan.
Untuk urusan perkebunan, program yang dilaksanakan adalah peningkatan pemasaran hasil produksi perkebunan, peningkatan produksi perkebunan, pemberdayaan penyuluh perkebunan lapangan, dan program revitalisasi perkebunan.
Sementara urusan Perikanan dan Sumber Daya Kelautan, direncanakan sebesar Rp 12,72 miliar lebih terdiri atas belanja tidak langsung Rp 3,06 miliar lebih dan belanja langsung Rp 9,66 miliar lebih dengan program. Di antaranya, pengembangan bibit unggul, pengendalian hama dan penyakit, pengembangan perikanan tangkap, pengembangan sistem penyuluh perikanan, dan pengembangan kawasan budi daya laut, air payau, dan air tawar. (KaltimPost,10062008)
Dikirim oleh : (administrator)
|