Home » publikasi »
 
PUBLIKASI
Halaman ini dibaca : 2 Kali
small fontmedium fontlarge font

Kosong, Tak Ada yang Penuhi Syarat

PASERKAB, 19-06-2008 00:00:00 WITA

Sebanyak 46 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Paser yang baru saja mengikuti Bimbingan Teknis (Bintek) penyusunan standar kompetensi jabatan struktural, diharapkan dapat menurunkan -materi yang diperoleh kepada staf di satuan kerjanya masing-masing.
Hal ini dimaksudkan untuk menyebarluaskan pengetahuan yang telah diperoleh sehingga bisa digunakan secara maksimal di unit kerja, sekaligus memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para staf untuk menguasai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi).
Pentingnya staf bekerja optimal dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas yang diberikan oleh atasan, agar jika sewaktu-waktu atasan tersebut dipindahkan ke satuan kerja lain, maka satuan kerja yang ditinggalkan tidak kelabakan.
"Secara otomatis, atasan yang baru secara parsial akan tetap mengandalkan staf untuk membantunya dalam beradaptasi, supaya pekerjaan tidak kelimpungan," ungkap Asisten Administrasi dan Aparatur Sekab Paser Drs H Djumeri Slamet.
Djumeri menambahkan, hasil Bintek juga berguna bagi pengembangan diri pribadi pegawai yang bersangkutan supaya bisa memenuhi kualifikasi untuk mendapatkan promosi di jabatan lebih tinggi. Dia memberikan contoh beberapa posisi di Pemkab yang kosong dan tidak bisa diisi selama bertahun-tahun, karena tidak ada pejabat yang bisa memenuhi syarat untuk itu.
"Tidak mungkin seorang pegawai menjadi plt (Pelaksana Tugas) terus-menerus, karena sesuai peraturan plt dijabat paling lama setahun. Pejabat yang bersangkutan harus diberikan pelatihan yang sesuai dengan kualifikasinya," kata Djumeri saat menutup bimbingan teknis yang dilaksanakan di gedung PKK, Selasa (17/6).
Djumeri juga mengingatkan para pejabat untuk selalu siap belajar dan meningkatkan diri karena persaingan akan semakin ketat di masa datang. "Tahun depan hanya empat pejabat eselon dua yang pensiun, dan tahun ini hanya satu. Itu pun atas permintaan yang bersangkutan. Sementara ada sekitar empat puluh orang yang menunggu giliran untuk menduduki posisi di eselon dua," ungkap Djumeri.
Sementara itu salah satu anggota tim fasilitator dari Departemen Dalam Negeri Drs Izudin MPd mengatakan, materi Bintek yang diberikan dimaksudkan untuk membuat PNS semakin berhasil guna, berdaya guna dan sejahtera. Izudin mengharapkan aplikasi dari materi tersebut harus berkesinambungan.
"Supaya materi lebih mudah dipahami oleh peserta, kami melakukan media pendidikan adagogi yaitu untuk orang dewasa. Meliputi tanya jawab, diskusi, ceramah dan presentasi," paparnya. (KaltimPost,19062008)


Dikirim oleh : (administrator)



   BERITA LAINNYA :
14-10-2009 -Pupuk Subsidi untuk Kelompok Tani
12-10-2009 -IDI Dukung Dokter Kontrak
12-10-2009 -Tingkatkan Pelayanan, Kapolres Sidak Samsat
12-10-2009 -Terkendala Ganti Rugi Tanah
21-10-2009 -KPID Diminta Sikapi Penutupan TV Data

   CARI ARSIP BERITA :
Tanggal       Bulan       Tahun     


Kembali ke halaman semula
   
Kembali atas halaman ini

 

Berita Terbaru

Berita Populer


Tamu Online : 6
       

Serba-Serbi

Download File

Gallery Foto & Peristiwa

Danau Buatan
taman mawar at the night
Masjid Agung Paser
Masjid Agung Paser
Masjid Agung Paser

Hak Cipta © 2009 Pemerintah Kabupaten Paser
JL. No. 199, Tanah Grogot — Tlp. +62 0543 232225 Paser 44151, Kalimantan Timur — Indonesia
Dikelola oleh Bidang Informasi dan Telematika — BPPK INTEL Kabupaten Paser.

Halaman ini terbuka dalam waktu : 0.004453 Detik