|
PASERKAB, 10-10-2009 08:51:26 WITA
LAPAN Teliti Sampah Antariksa atau Meteor
Pada dasarnya meteor atau sampah antariksa yang bergesekan dengan atmosfir akan memijar.
Kamis, 8 Oktober 2009, 13:04 WIB
Umi Kalsum
(suhendar)
BERITA TERKAIT
* Suaranya Seperti Petir Disiang Bolong
* TNI AU: Ledakan di Bone Bukan Pesawat Sukhoi
* Polisi Kerahkan Pasukan Cari Sumber Ledakan
* Kapolres Bone: Penyebab Ledakan Belum Pasti
* Ledakan Keras di Bone, Warga Anggap Meteor
web tools
VIVAnews - Benda besar yang meledak di atas bumi Bone, Sulawesi Selatan masih
misterius. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) masih
mencari tahu apakah benda tersebut meteor atau sampah antariksa yang
masuk ke bumi.
"Kalau sampah antariksa seperi bekas roket atau
satelit, kita intens memantaunya, " kata peneliti utama astronomi dan
astrofisika LAPAN, Thomas Djamaluddin saat dihubungi VIVAnews, Kamis 8 Oktober 2009. Saat dihubungi Thomas dalam perjalanan dari Jakarta menuju Bandung.
Ledakan
yang terjadi di langit Bone berdasarkan keterangan saksi mata terjadi
sebanyak empat kali. Warga Palette, Bone, Sulsel, melihat ada pijaran
api. Kepolisian masih meneliti benda misterius tersebut. Karena sejauh
ini tidak ada warga yang melihat benda itu menyentuh tanah.
"Kalau
ledakan dari sumber manusia, pesawat tidak ada, tentu akan kita periksa
apakah itu ada kaitannya dengan benda antariksa, seperti meteroid atau
sampah antariksa," kata Thomas.
Pada dasarnya, meteor dan sampah
antariksa akan menimbulkan percikan api jika bergesekan dengan atmosfir
akibat pelepasan energi. Sedangkan ledakan yang terjadi bisa karena
benda tersebut pecah di udara.
"Kita akan cek dulu, apakah ada
sampah antariksa yang jatuh. Kalau meteor relatif kecil, biasanya kalau
kecil tidak terpantau. Kalau besar akan terpantau dari pemantau
internasional, " kata Thomas yang masih akan memastikan sumber ledakan
itu.• VIVAnews
Dikirim oleh : (sudiro)
|