 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Jangan Lupakan Aspek Psikomotorik |
| PASERKAB, 25-06-2008 00:00:00 WITA
SEBANYAK 74 murid kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tanah Grogot dikembalikan kepada orang tua masing-masing dalam acara perpisahan yang dilaksanakan di gedung Awa Mangkuruku, Senin (23/6). Kepala MIN Tanah Grogot Dra. Hj. Rahmah Fitriah, MPd mengatakan bahwa semua anak didiknya lulus.
Kepala Dinas Pendidikan Cabang Tanah Grogot H. Zulkifli, S.Sos menyerukan kepada semua orang tua dan wali murid untuk mendukung program pemerintah. Yaitu program pendidikan dasar sembilan tahun. Orang tua harus mewajibkan anak-anaknya lanjut ke Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama.
Sementara itu Kantor Wilayah Departemen Agama (Kanwil Depag) Paser Drs. H. Shafruddin Ismail, MAP mengatakan bahwa pendidikan terhadap anak tidak cukup hanya sekedar mengetahui teori dan praktek. Yang lebih penting untuk diperhatikan adalah menanamkan kesadaran ke dalam diri setiap murid untuk bisa mengamalkan teori dan praktek ke dalam kehidupan sehari-hari.
Oleh karena itu dalam mendidik, para guru diharuskan memperhatikan aspek psikomotorik di samping kognitif. Aspek psikomotorik tidak bisa dilupakan pada sejumlah materi pelajaran yang diajarkan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), seperti materi tentang shalat. "Salat tidak cukup hanya untuk dihafalkan bacaan dan gerakannya, tapi guru dan orang tua perlu memastikan bahwa para murid telah mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Untuk mencapai tujuan tersebut Shafruddin mengatakan bahwa guru dan orang tua harus betul-betul bisa berfungsi sebagai panutan bagi murid. Shafruddin mengatakan bahwa guru dan juga pihak sekolah seyogianya melakukan hal-hal yang bisa mendatangkan nilai positif bagi sekolah tempat mengajar. Sehingga guru tidak saja dihormati oleh murid-muridnya, tapi juga orang tua murid mendapatkan kepercayaan dari sekolah.
Sebaliknya, murid juga bisa memandang guru sebagai orang tua kedua yang memberikan pengetahuan rohaniah kepada mereka. Murid harus bisa menghargai guru baik saat masih aktif sebagai siswa di tempat guru itu mengajar, maupun pada saat dia sudah tamat.
Selain melaksanakan UN di gedung sekolah itu di Jalan Padat Karya Tanah Grogot, MIN juga menyelenggarakan UN di beberapa Madrasah Ibtidaiyah (MI) lain. Yakni MI Al Ihsan Tanah Grogot sejumlah 23 murid, MI Al Ihsan Long Pinang 16 murid, dan MI Assadiyah Muara Telake sebanyak 13 murid. (KaltimPost,25062008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|