 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Dibagikan di 10 Kecamatan |
| PASERKAB, 03-07-2008 00:00:00 WITA
Untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat kurang mampu, Pemkab Paser melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) membagikan minyak goreng (migor) bersubsidi sebanyak 229.010 liter ke sepuluh kecamatan. Pembagian migor tahap pertama dilakukan minggu ini di tiga kecamatan, yaitu Tanah Grogot, Paser Belengkong, dan Kuaro.
Harga kesepakatan antara Disperindagkop dan distributor PT Jeffrindo Ekaputra cabang Tanah Grogot adalah 160.000 rupiah per dus untuk migor kemasan satu liter atau 155.000 per dus untuk kemasan dua liter. Bila dijual per liter, harga migor merek Palma itu adalah Rp13.334 per liter.
Disperindag memberikan subsidi sebesar Rp 2.500 per liter dan dijual kepada masyarakat ekonomi lemah atau Rumah Tangga Tidak Mampu (RTM) seharga 10.000 per liter. Selisih harga distributor dengan harga beli RTM untuk tahap pertama ditanggung pemkab.
Pada hari pertama pembagian, Senin (30/6) di Paser Belengkong, migor bersubsidi dibagikan kepada masyarakat yang sudah mendapatkan kupon sesuai mekanisme awal. ?Untuk menghindari hal-hal tak diinginkan dalam pendistribusian, kami upayakan semaksimal mungkin untuk menyerahkan minyak goreng langsung kepada yang berhak menerima, tanpa perantara,? kata Kepala Sub Dinas Usaha Perdagangan (UPD) Kornel Simamora.
Namun, petugas dari Disperindagkop menemui kendala karena tidak semua masyarakat bisa hadir bersamaan pada waktu yang telah ditentukan. Dengan berbagai alasan seperti kesibukan keseharian, banyak warga yang tidak hadir dan meminta pembagian dilakukan pada hari berikutnya.
Permintaan warga tidak bisa dipenuhi karena kegiatan pembagian migor tersebut sudah terjadwal. Kornel Simamora akhirnya memberikan kepercayaan kepala desa, kepala dusun, dan ketua RT untuk membagikan migor yang belum diambil pada hari itu. Migor pun disimpan di kantor desa masing-masing. Warga yang memiliki kupon dan belum mendapatkan migor dapat menghubungi langsung kepala desa masing-masing.
Pembagian migor bersubsidi di Paser Belengkong berlangsung selama empat hari dan dibagi per kelompok desa. Kornel akan memimpin pembagian migor di kelurahan dan berbagai desa di Kecamatan Tanah Grogot mulai Jumat (4/7) sampai Selasa (8/7). Setelah itu, tim yang sama akan mendatangi Kecamatan Kuaro selama tiga hari berturut-turut. (KaltimPost, 02072008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 6
|