 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Peserta Desak Pengcab Segera Datangkan Pelatih |
| PASERKAB, 03-07-2008 00:00:00 WITA
Rapat Kerja Cabang (Rakercab) PBSI Paser di aula Konida Paser, Selasa (1/7) kemarin berlangsung tertib dan lancar dalam suasana penuh kebersamaan. Sayangnya, Rakercab PBSI yang dibuka Ketua I Konida Paser, Ir H Abd Azis Maulana hanya diikuti segelintir klub bulutangkis atau Persatuan Bulutngkis (PB) yang bernaung di bawah Pengcab.
Dari 40 klub atau PB yang terdaftar, hanya 7 PB yang hadir. Yakni PB Decu Tanah Grogot, PB PDAM, PB Prima Putra, PB Arfico Bintang Paser, PB Generasi Jone, PB Mandiri dan PB Nusantara. Sedang lainnya, hingga Rakercab dibuka sekitar pukul 09.00 Wita dan berakhir pukul 13.00 Wita, tidak ada beritanya.
Minimnya PB yang hadir dalam Rakercab PBSI tersebut, tentu saja mengundang keprihatinan dan kekecewaan peserta lainnya. Bahkan, sejumlah peserta meminta Pengcab PBSI Paser agar bersikap lebih tegas terhadap PB yang tidak punya kepedulian terhadap kegiatan organisasi wadah berhimpun para penghobi dan atlet bulutangkis tersebut.
?Mestinya klub bulutangkis pandai-pandai berterimakasih kepada Pengcab PBSI, sebab mereka bisa begitu mudahnya memanfaatkan gedung bulutangkis untuk berlatih. Tapi, ketika keberadaan mereka diperlukan, hanya segelintir yang punya kepedulian. Hal ini harus mendapatkan perhatian. Keberadaan klub harus didata lagi. Kalau mereka tak punya kepedulian, tidak usah diberi fasilitas,? tandas salah seorang peserta Rakercab.
Selain minimnya kepedulian club atau PB, sejumlah persoalan juga mengemuka dalam Rakercab yang dipandu Sekretaris Pengcab PBSI Paser, Ir H Untung Sadarsyah. Rata-rata peserta, terutama dari Pengran berharap Pengcab lebih peduli keberadaan Pengran yang juga antusias melakukan pembinaan terhadap atlet bulutangkis.
?Dari dulu hingga sekarang, Pengran PBSI di kecamatan tak bisa berbuat banyak akibat terkendala dana. Bahkan, akibat sulitnya mendapatkan dana, pembinaan atlet bulutangkis khususnya usia dini terpaksa kami bebankan kepada sekolah-sekolah. Wajar jika hasilnya tidak bisa lebih maksimal,? ungkap Pengran PBSI Kecamatan Batu Engau.
Tak hanya itu, 8 Pengran yang hadir dalam Rakercab meminta Pengcab PBSI Paser agar segera mendatangkan pelatih yang punya lisensi nasional, sehingga pembinaan atlet bulutangkis bisa berjalan maksimal sesuai yang diharapkan.
?Bagaimana atlet bulutangkis kita mau berbicara di level nasional, kalau pembinaan saja tidak pernah maksimal. Karena itu, bagaimanapun caranya, Pengcab PBSI Paser harus segera mendatangkan pelatih nasional, sehingga pembinaan atlet bulutangkis benar-benar berjalan,? harap peserta Rakercab. (KaltimPost, 02072008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|