 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Harus Berani Sampaikan Kritik |
| PASERKAB, 14-07-2008 00:00:00 WITA
terbatasnya anggaran pembangunan yang berimbas dengan banyaknnya usulan masyarakat yang tidak dapat dipenuhi dalam pelaksanaan pembangunan selama ini, justru ada wacana dan termasuk usulan dari masyarakat agar sistem pembangunan setiap tahun anggaran dilakukan dengan spesifik.
"Seperti urusan jalan, ada program spesifik, begitupun pendidikan. Sehingga dengan sistem ini semua jalan dapat programkan pembangunan melalui konsep itu. Yang jelas, realisasinya lebih besar dari yang dilakukan selama ini," kata Ridwan Suwidi di hadapan sejumlah pejabat, kepala dinas dan kantor di lingkungan Pemkab Paser, unsur Muspika Tanah Grogot dan para Kades serta BPD se-Kecamatan Tanah Grogot, belum lama ini.
Terkait dana khusus pembangunan di pedesaan, mantan anggota DPRD Paser dan Kaltim ini mengatakan, pada tahun anggaran 2009 dalam upaya pemerataan pembangunan tingkat desa, direncanakan akan dilakukan alokasi dana khusus pada tingkat desa, sehingga dengan sistem ini benar-benar pembangunan terfokus pada desa.
"Kalau perlu, proses tender akan dilakukan di desa. Karena itulah seiring rencana ini digulirkan kedesa pada tahun 2009 ini, harapan saya ada tanggapan maupun masakukan, sehingga prosesnya nanti dapat berjalan sesuai harapan yang diinginkan," ucap Ridwan Suwidi.
Terkait banyaknya masukan, baik saran maupun kritikan yang disampaikan warga terkait pelaksanaan pembangunan selama ini, justru hal ini merupakan satu cermin bahwa masyarakat sudah benar-benar terlibat dalam proses pembangunan. Dimana masyarakat mempunyai tanggung jawab untuk berpartisipasi secara aktif dalam melakukan kontrol dan pengawasan dalam pelaksanaan pembangunan.
"Masyarakat harus dapat memiliki keberanian dalam menyampaikan kritik-kritik pengawasan serta konsep-konsep membangun untuk pembangunan daerah, yang disingkronkan serta diintegrasikan dengan program yang menyatu dengan aspirasi masyarakat di lapisan bawah. Sehingga dengan begitu, semua program-program pembangunanbisa berjalan sinergi dan terpadu dengan program pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Paser," tegas Ridwan Suwidi. (KaltimPost,14072008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 10
|