 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Aksa: Jabatan Kadisdik Paser Harus Definitif |
| PASERKAB, 27-08-2008 00:00:00 WITA
Anggota DPRD Paser HM Aksa Arsyad mendesak Pemkab Paser agar segera mengangkat Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) yang definitif. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Paser. ?Kalau mau konsisten meningkatkan mutu pendidikan. Pemkab harus segera mendefinitifkan Kepala Dinas Pendidikan, yang selama ini masih dijabat oleh pelaksana tugas yang sudah hampir dua tahun. Sementara kita tahu Plt itu tidak mempunyai kewenangan yang luas, ada keterbatasannya,? kata Aksa.
Menurut alokasi dana pendidikan sebesar 20 persen tidak akan berarti apapun jika pejabat yang mengendalikan anggaran tersebut, tak memiliki kewenangan penuh. Alokasi anggaran pendidikan 20 persen diluar gaji guru dan pendidikan kedinasan, maka Disdik akan mengelola uang sebesar Rp300 miliar. ?Tentu butuh penanganan yang serius, pelu perhatian yang seksama. Kalau kepala dinasnya masih Plt, saya masih sanksi. Bisa jadi dana sebesar itu tidak akan memenuhi sasaran,? kata Aksa.
Oleh karenanya, Baperjakat diharapkan segera mengangkat Kadisdik definitif. Jika saja Plt Kadisdik yang ada dianggap tidak memenuhi kualifikasi atau tidak memenuhi persyaratan kepangkatan, jenjang pendidikan dan lainnya. ?Kalau Plt yang ada tidak kapabel, diganti saja. Kalau masa jabatan Plt itu enam bulan, kita masih bisa terima. Tapi ini sudah hampir dua tahun, sesuatu yang imposible di dunia pendidikan,? lanjutnya.
Pendidikan merupakan hal yang fundamental bagi pembangunan, maka dari itu pendidikan sangat perlu diperhatikan pemerintah jika menginginkan daerah ini maju. Karena membangun suatu daerah itu sangat tergantung bagaimana kualitas pendidikan yang dikeluarkan oleh sekolah.
Selain Dinas Pendidikan, beberapa jabatan penting lainnya di lingkungan Pemkab Paser yang saat ini dijabat Plt juga menjadi perhatian, diantarannya Badan Kepegawaian Daerah, Asisten I serta Badan Pengelola Keuangan Daerah. ?Karena kewenangan seorang pejabat itu sangat dibutuhkan sebagai eksekutor terhadap kebijakan-kebijakan pada saat-saat genting. Kami tidak berpihak, yang saya inginkan bagaimana pejabat eselon II di Paser segera di definitifkan. Pemerintah harus berbesar hati, kuat komitmennya. Jangan membuat semuanya jadi mengambang. Ini harus kita sikapi, mudahan dapat memengaruhi peningkatan kualitas pendidikan di Paser,? pungkasnya. (KoranKaltim, 26082008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|