 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 1 Kali |
|
|
 | Pembangunan Bandara Tahun Ini |
| PASERKAB, 15-01-2008 00:00:00 WITA
Lama tak terdengar tentang rencana pembangunan bandara di Kabupaten paling selatan di provinsi Kaltim ini, ternyata keinginan membuka Kabupaten Paser melalui sektor perhubungan udara oleh Bupati Paser HM Ridwan Suwidi tidak hanya memberikan janji belaka.
Buktinya, melalui rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Paser Tahun Anggaran 2008 ini, pembangunan bandara yang dimaksudkan untuk membuka peluang pengembangan wilayah yang didukung oleh potensi sumberdaya alam yang berlimpah, untuk tahap awal dialokasikan sebesar Rp7 miliar.
Hal ini diungkapkan Wakil Bupati HM Hatta Garit saat menyampaikan nota keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2008 yang disampaikan melalui Rapat Paripurna DPRD Paser, Rabu (9/1) lalu.
Untuk diketahui, rencana pembangunan bandara di Paser ini sudah mencapai proses perencanaan dan termasuk penetapan lahan bandara. Hal itu dibuktikan dengan telah dilakukannya perencanaan pembangunan bandara oleh pihak konsultan pusat pada bulan Juni 2007 lalu.
Sedangkan menyangkut dana pembangunan bandara yang direncanakan untuk tahap awal hanya didarati pesawat-pesawat perintis, selain Pemerintah Daerah melalui APBD II, juga mendapat bantuan subsidi dari Provinsi melalui APBD 1 dan pemerintah pusat melaui APBN.
Ada empat lokasi yang ditetapkan pihak konsultan saat itu untuk kawasan pembangunan bandara, yakni bandara eksisting Kuaro, Desa Padang Pangrapat, desa Muara paser dan desa Padang Pangrapat Muara Paser dengan berdasarkan desk studi peta rupa bumi skala 1 : 50,000 dari Bakosurtanal dan Dinas Topografis Angkatan Darat serta berdasarkan evaluasi dilakukan mengacu kepada ketentuan persyaratan teknis operasional dan lingkungan hidup.
?Jadi dari desk study , ada empat alternatif lokasi yang memenuhi syarat untuk dijadikan bandara, yakni eksisting Kuaro, Desa Padang Pangrapat, Desa Muara paser dan desa Padang Pangrapat Muara Paser. Namun, untuk Kuaro saat ini lokasi untuk dikembangkan sangat tidak mungkin, selain terdapat jalan provinsi yang jaraknya cukup dekat, juga struktur lahan yang berbukit mempengaruhi pengembangan bandara,? tandas pihak konsultan dari pusat saat presentasi di hadapan Bupati Paser saat itu.(kaltim post 13012008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA :
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 6
|