 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Saatnya BPR Berdiri di Grogot |
| PASERKAB, 28-08-2008 00:00:00 WITA
Bupati Paser HM Ridwan Suwidi kembali mengutarakan keinginannya meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat melalui lembaga perkreditan. Lembaga yang dikelola desa dan kelurahan ini diharapkan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.
Bupati mengusulkan lembaga perkreditan seperti Badan Perkreditan Rakyat (BPR) didirikan apabila koperasi tidak lagi bisa diandalkan.
"Lembaga ekonomi sangat dibutuhkan masyarakat bawah dengan ekonomi lemah. Kalau koperasi di desa tidak sehat, bagaimana kalau dibentuk BPR. Bantuan permodalan diberikan kepada RT se-kelurahan Tanah Grogot. Dikelola sedemikian rupa dan seprofesional mungkin, dengan harapan bisa dijadikan contoh bagi RT di luar kelurahan Tanah Grogot," kata Bupati dalam berbagai kesempatan.
Keinginan mulia ini mendapat respons positif dari sejumlah ketua RT dalam wilayah administrasi kota Tanah Grogot.
Ketua RT 07 RW 03 Jalan Gajah Mada Drs H Akhdiat mendukung ide Bupati yang disertai beberapa catatan, saat dimintai keterangan di sela-sela Rapat Koordinasi Forum Komunikasi RT dan RW se-kelurahan Tanah Grogot di Pendopo, Senin (25/8).
Menurutnya, untuk bisa menyukseskan lembaga perkreditan maka ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengawasan pemerintah.
"Kualitas SDM merupakan faktor penentu maju-mundurnya lembaga ekonomi rakyat. Apakah berbentuk koperasi atau perkreditan. Selama ini yang membuat koperasi menjadi macet kan karena manusia yang mengelola lembaga tidak terlalu mengerti atau bahkan tidak peduli. Sehingga dalam waktu yang relatif singkat, lembaganya bangkrut dan bubar. Sementara pengelolanya melarikan diri," beber Akhdiat
"Pengawasan juga sangat diperlukan, untuk memantau perkembangan lembaga. Sebelum memberikan bantuan, pemerintah harus mendapatkan informasi sejelas-jelasnya mengenai status lembaganya. Harus dipastikan kalau lembaga itu ada dan bukan fiktif,"lanjutnya.
Dia mencontohkan kasus yang pernah terjadi sebelumnya, di mana sekelompok pemuda meminta bantuan lunak untuk melaksanakan usaha ternak, namun yang diperlihatkan kepada pemerintah adalah ternak milik orang lain.
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 13
|