 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 1 Kali |
|
|
 | Dibelenggu Rantai Kemiskinan |
| PASERKAB, 15-01-2008 00:00:00 WITA
Prioritas pembangunan perekonomian daerah dengan titik berat pada peningkatan investasi dan revitalisasi pertanian dalam arti luas menjadi prioritas pembangunan tahun 2008 ini. Tujuannya adalah untuk mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan taraf hidup rakyat, khususnya masyarakat yang berada di desa-desa.
Mengapa hal ini menjadi perhatian utama, karena menurut Wakil Bupati HM Hatta Garit, secara umum masyarakat Paser khususnya yang ada di daerah pedesaan masih dibelenggu oleh rantai kemiskinan.
Salah satunya tahun 2008 ini adalah pogram revitalisasi perkebunan seluas 30 ribu hektare yang terdiri 20 ribu hektare kebun sawit dan 10 ribu hektare kebun karet serta diprogramkan juga percetakan sawah seluas 700 hektare dan pembangunan rabch seluas 100 hektare untuk penunjang pembibitan dan produktivitas ternak.
Menurut Wabup HM Hatta Garit saat menyampaikan nota keuangan daerah tahun anggaran 2008i, sistem pembangunan ini melakukan pendekatan pembangunan yang bertumpu pada pertumbuhan. Intinya bahwa tahun anggaran 2008 akan diwarnai secara signifikan dengan upaya menciptakan iklim yang kondusif untuk menarik investasi dari sektor swasta khususnya dalam bidang pertanian dalam arti luas yang secara otomatis akan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru diwilayah tertentu.
?Di dalam pusat-pusat pertumbuhan baru tidak saja tersedia lapangan kerja baru bagi ribuan penduduk dan keluarganya. Terus terang, hingga kini masih banyak masyarajat kita yang dibelenggu rantai kemiskinan. Selanjutnya melalui kerjasama dengan pemerintah akan dibangun fasilitas pelayanan masyarakat seperti pendidikan dan kesehatan. dengan demikian masyarakat akan mengalami trasformasi social, budaya dan ekonomi,? kata Hatta Garit.
Selain itu pembangunan desa diarahkan pada pengembangan pengembangan sektor agribisnis dan diselaraskan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing desa, dan salah satu model pembangunan yang coba di implementasikan dalam memacu roda perekonomian masyarakat desa adalah pengembangan sektor pertanian dalam arti luas yang menjadi pondasi utama mewujudkan desa sebagai sentra pengembangan agribisnis.
Selanjutnya adalah sub sektor perkebunan dan pertanian tanaman pangan dalam memberdayakan desa-desa disamping sektor peternakan dan sub sektor perikanan dan kelautan. Dipilihnya Sub sektor perkebunan dan pertanian tanaman pangan menjadi pilihan utama, karena sebagian besar mata pencaharian rakyat Kabupaten Paser bergantung pada sub sektor tersebut.
Selain itu melalui penggembangan agribisnis di desa-desa yang memiliki potensi perkebunan dan pertanian yang menjanjikan, dan termasuk melalui sistem integrasi peternakan, khususnya ternak sapi dengan keterkaitan antara kedua sektor sehingga memberikan nilai lebih bagi masyarakat pedesaan, dan berdasarkan data statistik yang ada, kemajuan yang dicapai pada sub sektor Peternakan (ternak sapi) mengalami peningkatan rata-rata sebesar 20,24% pertahunnya melalui sistem pengembangan sapi dilahan sawit
Peningkatan juga terjadi pada sub sektor pertanian dan tanaman pangan, terutama tanaman padi. Tersedianya fasilitas pertanian yang memadai seperti, saluran irigasi, pengairan, dan pintu-pintu air yang berfungsi dengan baik serta adanya program percetakan sawah baru membuat Kabupaten Paser mengalami surplus beras di tahun 2007, kemajuan signifikan yang dicapai sub sektor ini terlihat dari bertambahnya luas panen hingga produksi yang cenderung meningkat disetiap tahunnya.(kaltimpost 15012008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA :
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 9
|