 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | PNS Molor kerja |
| PASERKAB, 04-09-2008 00:00:00 WITA
Tak ada istilah kata bolos bekerja atau mengurangi beban kerja bagi seorang pelayan masyarakat di lingkungan Pemkab Paser. Termasuk di bulan puasa. Apalagi kinerja seorang abdi negara (PNS, Red) selalu disorot warga. Jadi mesti tetap menunjukkan peningkatan meski sedang berpuasa.
Wanti-wanti ini diucapkan Wakil Bupati Paser HM Hatta Garit saat ditemui Rabu (3/9) kemarin terkait banyaknya laporan PNS yang mangkir kerja di bulan Ramadan ini. Baik itu bolos maupun terlambat masuk kantor seperti aturan yang dijadwalkan pada pukul 08.00 wita, dan pulang sebelum pukul 15.00 Wita.
Bahkan menurut Hatta, dirinya menyaksikan kondisi tersebut, di mana banyak PNS yang tak masuk kerja dan molor kerja sejak awal Ramadan, Senin (1/9). "Memang benar, kinerja PNS dan honorer dalam dua hari Ramadan ini menurun. Sudah pukul 09.00 Wita, tapi saya lihat masih sepi," tandas Hatta.
Dari pantuan Rabu kemarin, meskipun waktu telah menunjukkan pukul 09.00 Wita, jumlah pegawai baik PNS maupun honorer masuk kantor relatif sedikit, khususnya di lingkungan Setkab. Bahkan tak hanya molor masuk kerja, sebelum pukul 15.00 Wita, tak sedikit pegawai sudah mengakhiri jam kerja.
"PNS maupun tenaga honorer hendaknya tidak mengurangi semangat dalam bekerja serta tetap menjalankan pelayanan kepada masyarakat seperti hari-hari biasa di luar Ramadan. Salah besar kalau di bulan puasa ini, kinerja seorang PNS malah menurun. Bekerja di bulan puasa menjadi ibadah yang nilainya tidak akan ternilai, itu bagi orang-orang yang menyadarinya," beber Wabup.
Kata Wabup, di bulan Ramadan seharusnya para PNS harus dapat mengisinya dengan peningkatan kreativitas dalam menjalankan tugas-tugas sebagai pelayan masyarakat.(KaltimPost,040908)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA :
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|