Bupati Resmikan Musala Miftahul Ulum | |
|
PASERKAB, 05-09-2008 00:00:00 WITA CIVITAS akademika Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ibnu Rusyd Tanah Grogot boleh berbangga hati dengan kehadiran musala baru di kampus mereka. Rabu (3/9) Bupati Paser HM Ridwan Suwidi meresmikan musala itu, disaksikan masyarakat, para dosen dan kalangan mahasiswa. "Keberadaan rumah ibadah dalam lingkungan kampus itu penting. Karena, selain dapat digunakan sebagai tempat beribadah bagi para mahasiswa, dapat pula dijadikan sebagai basis kegiatan keagamaan untuk memperkokoh semangat ukhuwah Islamiyah," kata bupati usai meresmikan musala kampus di jalan negara di Desa Tanah Periuk, Tanah Grogot. Bupati mengatakan, dengan meningkatnya dinamika perkembangan perguruan tinggi Islam dan umum, justru diharapkan akan semakin memacu meningkatnya kualitas sumber daya manusia. "Yang harus menjadi perhatian kita bersama adalah, bagaimana kita mampu mencetak sarjana-sarjana perguruan tinggi agama Islam yang menguasai IPTEK dan agama. Sehingga, mereka akan menjadi sarjana-sarjana pejuang demi kepentingan agama, bangsa dan negara yang kita cintai ini,"tandasnya. Menurut Ridwan, semangat itu tentunya harus pula didukung oleh para dosen pendidik yang memiliki moral dan kualitas keagamaan yang bagus. Sehingga mampu membawa para anak didiknya menjadi tunas-tunas yang beraqidah dan mempunyai semangat ukhuwah Islamiyah yang tinggi bagi kemajuan perkembangan keagamaan. Bupati menambahkan, keberadaan para sarjana agama sangat penting artinya untuk menentukan dan mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang agamis dan Qur?ani, serta tindakan dan perilaku yang senantiasa berpegang pada norma dan kesucian agama. "Oleh karena itu, bagi para dosen dan pendidik yang telah dipercaya dan memiliki kemampuan serta panggilan hati sebagai pencetak calon-calon sarjana agama Islam, hendaknya selalu semangat dan penuh kerelaan hati. Juga pantang menyerah dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang dipercayakan dalam mengajar,?" ujar bupati. Selain itu, sambung bupati, tugas para sarjana agama semakin berat mengingat era informasi dan globalisasi yang semakin deras dan tak terbendung. Ditambah munculnya sisi-sisi negatif lain sehingga menuntut kesiapan agar tugas dan tanggungjawab dapat dijalankan secara maksimal. "Untuk menyikapinya, diperlukan pendekatan yang lebih dinamis dan proaktif kepada masyarakat sehingga apa yang disampaikan dapat didengarkan, tepat sasaran dan efektif," kata bupati di hadapan Ketua STIT Ibnu Rusyd Drs H Abd Syakur Rauf MM, Wakil Ketua DPRD Drs H Azhar Bahruddin MAP, Kakandepag Drs Shafrudin Ismail Mag serta sejumlah anggota DPRD, para tokoh masyarakat dan pemuda, para dosen dan pengajar STIT Ibnu Rusyd serta sejumlah pejabat Pemkab. Bupati berencana memberikan bantuan keuangan sebesar Rp 50 juta guna menunjang kegiatan keagamaan dan sosial STIT. Hal tersebut sebagai langkah konsisten memajukan dunia pendidikan, serta memudahkan rutinitas kegiatan pendidikan islam bagi para civitas akademika di kampus STIT.(KaltimPost,050908) Dikirim oleh : (administrator) |
BERITA LAINNYA :
| CARI ARSIP BERITA : |
