 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 1 Kali |
|
|
 | Rumah Guru Diprioritaskan |
| PASERKAB, 15-01-2008 00:00:00 WITA
Konsep program pada tahun 2008 khususnya pada bidang pendidikan akan dilakukan secara spesifik. Artinya, tidak hanya sarana pendidikan seperti gedung sekolah dan terkait program-program kearah kemajuan pendidikan, tetapi juga dilakukan secara khusus pembenahan sarana pendukung, diantaranya fasilitas rumah guru.
?Tahun anggaran 2008 nanti semua rumah guru, baik yang ada, namun kondisinya yang sudah tidak layak ditempati maupun yang belum ada akan kita utamakan pembangunannya, sehingga para guru benar-benar optimal dalam melakukan tugasnya,? tandas Bupati HM Ridwan Suwidi baru-baru ini.
Selain itu, demi terwujudnya pembangunan dan program-program yang ada, khususnya ditingkat desa, Bupati berharap aparat desa lebih memaksimalkan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu dapat memacu pertisipasi masyarakat, khususnya dalam menunjang proses pembangunan, baik perencanaan, pelaksanaan, pengawasan maupun pemeliharaannya.
?Apalah arti bupati jika tidak ada peran serta tingkat bawah, seperti camat maupun aparat kelurahan dan desa serta keterlibatan masyarakat demi terwujudnya pembangunan yang lebih maju di Kabupaten Paser tercinta ini,? tegas Bupati.
Ridwan Suwidi mengakui masih sangat prihatin dan sedih jika melihat pelaksanaan pendidikan di daerah ini. Pasalnya, khusus didesa-desa masih cukup banyak siswa yang tidak mengenakan seragam dan sepatu saat turun ke sekolah.
?Dalam setiap kunjungan kedesa-desa, masih banyak saya temukan siswa khususnya sekolah dasar saat turun kesekolah tak mengenakan pakain kusam dan tidak bersepatu. Karena itu, pada tahun 2008 ini akan dibagikan baju seragam dan sepatu kepada siswa yang tidak mampu khususnya yang beradan dipedesaan,? kata Bupati.
Selain pengdaan seragam dan sepatu secara gratis, terkait banyaknya keluhan orang tua di sekolah dasar atau SD yang diharuskan untuk membeli buku-buku penunjang, Pemkab Paser juga berencana akan mengadakan buku pelajaran gratis, sehingga pengadaan buku tidak hanya berasal dari provinsi maupun pusat, tetapi pemerintah daerah juga akan mengalokasi dana untuk pengadaan buku di sekolah.(kaltimpost 15012008)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA :
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 7
|