 |
| |
PUBLIKASI |
| Halaman ini dibaca : 2 Kali |
|
|
 | Bupati Dukung Penyetaraan Guru Agama |
| PASERKAB, 06-09-2008 00:00:00 WITA
Program penyetaraan guru agama Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah se-Paser dari Diploma II (D-2) menjadi Strata Satu (S-1) oleh Dinas Pendidikan bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ibnu Rusyd Tanah Grogot, disambut baik Bupati Paser. Hal ini terlihat sewaktu bupati mengunjungi kampus STIT Ibnu Rusyd beberapa waktu lalu untuk meresmikan musala Miftahul Ulum di lingkungan kampus itu.
Bupati mengatakan, peningkatan kualitas SDM merupakan harga mati, dan sudah merupakan tugas perguruan tinggi bersama pihak-pihak yang terlibat di dalamnya untuk menciptakan lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta beriman dan bertaqwa (imtaq) kepada Allah SWT.
Didampingi Kepala Seksi Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan HM Mas?ud Leman SAg, ketua Yayasan Pendidikan Ibnu Rusyd Alwi SPd menunjukkan kepada bupati para guru agama yang juga hadir untuk berbuka puasa bersama. Alwi mengatakan bahwa jumlah guru agama yang saat ini kuliah di kampus yang berdiri sejak 2002 itu berjumlah kurang lebih 80 orang. "Semuanya sudah menempuh pendidikan dengan kelas spesifikasi selama tiga semester, atau satu setengah tahun dan dibagi menjadi dua kelas," terang Alwi.
Dia melanjutkan, masih ada sekitar 140 orang dari 10 kecamatan yang masih menunggu giliran untuk menempuh pendidikan yang sama. "Kalau masalah target, kami mengacu pada ketentuan dari Pemerintah Pusat yang mengharuskan semua guru sudah masuk ke perguruan tinggi pada tahun 2009. Diharapkan bisa menyelesaikan pendidikan pada tahun 2011," katanya mantap.
Alwi menegaskan bahwa pihak STIT menyambut baik itikad baik Pemkab melalui Dinas Pendidikan untuk memberikan kesempatan kepada guru agama melanjutkan pendidikan menjadi S-1, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 29 yang mengatakan, semua guru harus berkualifikasi akademik pendidikan minimum D-IV atau S-1.
Di sisi lain Mas?ud mengatakan, keinginan dan target yang tekah dipatok oleh STIT akan terlaksana dengan baik dan lancar kalau didukung Pemkab dalam hal pembiayaan. "Semua kuliah kelas kualifikasi yang sedang berlangsung dibiayai oleh Pemkab. Semoga ini tetap berlanjut sampai semua guru agama bisa sarjana," kata Mas?ud.
Mas?ud menghimbau guru-guru agama yang bernaung di bawah Dinas Pendidikan dan belum termasuk dalam 220 guru agama yang akan kuliah dan belum sarjana, untuk mendaftarkan diri di Dinas Pendidikan secepat mungkin.(KaltimPost,060908)
Dikirim oleh : (administrator)
|
| BERITA LAINNYA : 11-02-2012 - | Badan Urusan Logistik (Bulog) menggunakan data PPLS dan BPS sebagai acuan menyalurkanRaskin (Beras Miskin) 2012. Sementara untuk teknis penyalurannya, bulog tetap menggunakan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Raskin Menumpuk di Gudang |
11-02-2012 - | Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus berbenah untuk bisa menjaga stabilitas keamanan masyarakat. Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin Sik, Msi di depan ratusan...',300)" onMouseOut="toolTip()">Polri Harus Anti Kekerasan |
11-02-2012 - | Bagi warga Tana Paser yang ingin ikut Jalan Sehat Ceria (JSC) Kaltim Post, Minggu (19/2) nanti, sepertinya harus cepat-cepat jika tak ingin kehabisan tiket. Pasalnya,...',300)" onMouseOut="toolTip()">Aksi Borong Tiket Makin Gencar |
11-02-2012 - | PT Asuransi Kesehatan (Askes) baru-baru ini melaksanakan sosialisasi penyegaran kembali pelayanan kesehatan, antara lain pelayanan rawat jalan,rawat inap, dan rawat...',300)" onMouseOut="toolTip()">Askes Gelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan |
11-02-2012 - | Sungguh beruntung para kepala sekolah di Kecamatan Kuaro dan Batu Sopang. Mereka untuk keduakalinya mendapat kesempatan mengikuti pelatihan manajemen sekolah yang digelar...',300)" onMouseOut="toolTip()">31 Kepsek Belajar Sistem Manajemen Sekolah |
|
|
|
 |
Berita Terbaru
Berita Populer
Tamu Online : 9
|